Dedi Syahril Rutin Cuci Darah Berkat JKN Selama Lima Tahun

Dedi Syahril terbantu JKN untuk cuci darah lima tahun secara rutin tanpa biaya.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Tirto.id

ZONAUTARA.com – Bagi banyak pasien penyakit kronis di Indonesia, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi penolong signifikan, termasuk bagi Dedi Syahril (45) dari Tabing, Kota Padang. Tanpa dukungan JKN, ia tak dapat membayangkan kesulitan yang harus Ia hadapi dalam kehidupan barunya sekarang ini.

Dedi didiagnosis dengan penyakit ginjal kronis progresif dan mencoba berbagai metode pengobatan, namun keadaan ginjalnya terus memburuk. Pada suatu malam pada tahun 2021, Dedi mengalami krisis kesehatan yang kritis, kondisinya menurun drastis dan harus dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD). “Saat tiba di UGD, tubuh saya sudah sangat lemah. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar Hemoglobin (Hb) saya kritis, hanya 3,2. Dokter langsung menginstruksikan tindakan cuci darah darurat hari itu juga,” ujar Dedi mengenang saat kritis itu.

Sejak saat itu, Dedi rutin menjalani perawatan cuci darah di ruang hemodialisis rumah sakit, lima tahun terakhir. Proses ini telah menjadi rutinitas yang seakan menjadikannya “rumah kedua”. Setiap pekan, dua kali ia menjalani proses pembersihan racun dari tubuhnya selama beberapa jam. “Alhamdulillah, perjalanan lima tahun ini seluruh prosesnya berjalan luar biasa lancar. Kami, sesama pasien cuci darah di sini, sudah seperti keluarga dekat,” tambahnya.

Sosok tenaga medis yang ramah dan tulus, menurut Dedi, memberikan dukungan moral yang penting. “Hubungan dengan dokter dan perawat pun sangat hangat. Ketulusan dan senyum mereka adalah salah satu obat penenang terbaik saat jarum-jarum medis mulai menusuk kulit,” tuturnya. Selain itu, JKN menjadi solusi finansial bagi Dedi. “Saya merasa sangat-sangat tertolong. Jika seluruh biaya pengobatan ini harus saya tanggung sendiri, entah dari mana uangnya. Biaya cuci darah rutin itu sangat besar, bisa meremukkan perekonomian keluarga kecil kami,” ungkap Dedi.

Cerita Dedi menunjukkan manfaat besar pada skema gotong royong dalam program JKN. Selain merasa ditolong, ia menyampaikan pesan penting tentang pentingnya terdaftar sebagai peserta aktif JKN agar dapat memperoleh manfaat serupa. “Program JKN benar-benar penolong nyata bagi saya, terima kasih BPJS Kesehatan dan tim medis yang telah menemani perjuangan saya,” pungkasnya.




Diolah dari laporan Tirto.id.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com