ZONAUTARA.com – Presiden Slovenia, Nataša Pirc Musar, mengambil langkah simbolis dengan mengibarkan bendera Palestina di Istana Presiden pada Sabtu (6/6). Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan atas perjuangan Palestina.
Sebelumnya, bendera Palestina ini diturunkan dari gedung pusat pemerintahan setelah Janez Janša, Perdana Menteri konservatif, berkuasa pascapemilu 22 Maret. Pengibaran bendera ini di Istana Presiden dijadwalkan berlangsung selama sepekan sebelum dipindahkan ke dalam ruangan untuk dipamerkan kepada pengunjung.
Melalui unggahan di X, Presiden Pirc Musar menyatakan bahwa pengibaran bendera Palestina memiliki makna politik dan moral yang mendukung perjuangan Palestina sesuai hukum internasional. Ia menegaskan bahwa bendera Palestina tidak hanya sebagai simbol nasional tetapi juga sebagai pengingat pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang terjadi di Palestina maupun di tempat lain.
Presiden Pirc Musar juga menyoroti penderitaan berkelanjutan warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Ia menekankan bahwa genosida terhadap warga Palestina masih berlangsung dan penduduk wilayah tersebut tidak hidup dalam kondisi yang menjamin martabat manusia.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa langkah pengibaran bendera ini merupakan bentuk solidaritas terhadap hak-hak sah rakyat Palestina.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

