Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan Dekat Kapal Layar Inggris

Kapal perang Rusia menembakkan tembakan peringatan dekat kapal layar Inggris di Selat Inggris, menyoroti ketegangan regional.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Kapal perang Rusia menembakkan tembakan peringatan dekat sebuah kapal layar terdaftar Inggris di Selat Inggris pada Selasa (19/9), sekitar pukul 11:40 waktu setempat. Insiden ini melibatkan fregat Rusia, Admiral Grigorovich, yang berada antara Pulau Wight dan Normandia.

Menurut informasi yang diperoleh BBC News, kapal layar kecil tanpa motor tersebut hanyut mendekati kapal perang dalam kondisi berkabut setelah berangkat dari Inggris. Kapal Rusia memberikan tembakan peringatan setelah sebelumnya memberikan peringatan suara agar kapal layar menjauh dari jalurnya.

Diketahui bahwa tidak ada korban luka atau kerusakan pada kapal layar tersebut. Juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan, “Kami sedang menyelidiki laporan mengenai insiden di Selat Inggris.” Pihak otoritas Inggris menerima laporan dari penghuninya bahwa kapal Rusia menembakkan tembakan peringatan dari jarak sekitar 500 yard (457 meter) – jarak yang relatif dekat dalam perjalanan laut.

Insiden ini terjadi sekitar 20 mil laut selatan Pulau Wight, di luar perairan teritorial Inggris. Peristiwa ini terjadi beberapa hari setelah Komando Royal Marines mencegat tanker bayangan Rusia yang membawa minyak terkena sanksi di Selat pada hari Minggu.

Namun, pejabat Inggris menilai insiden ini tidak terkait dengan operasi di hari Minggu dan menganggapnya sebagai insiden terpisah. Kapal-kapal perang Rusia memang secara rutin melewati Selat dan diawasi oleh kapal Angkatan Laut Inggris. Fregat yang terlibat dalam insiden ini diketahui sedang dalam pengawasan HMS Mersey.




Menurut sumber NATO, fregat Admiral Grigorovich telah diarahkan oleh Moskow untuk mengawal kapal-kapal bayangan melalui Selat Inggris. Fregat ini diduga telah beroperasi di daerah tersebut selama beberapa bulan dan berulang kali disuplai oleh kapal perbaikan PM-82.

Gambar satelit yang ditinjau oleh BBC Verify menunjukkan bahwa kapal PM-82 beroperasi antara Selat Inggris dan Laut Utara dalam beberapa bulan terakhir. Pejabat NATO percaya bahwa PM-82 mengirimkan pasokan makanan, air, dan kebutuhan lainnya kepada Admiral Grigorovich, memungkinkan kapal ini tetap berada di laut untuk jangka waktu yang lebih lama dan memimpin konvoi Rusia melalui Selat.

Insiden pada hari Selasa ini dipandang sebagai insiden terisolasi oleh Kementerian Pertahanan, namun terjadi di tengah ketegangan yang meningkat dengan Rusia terkait dukungan Inggris bagi Ukraina.

Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com