ZONAUTARA.com – Dalam semesta “One Piece” karya Eiichiro Oda, Monkey D. Garp merupakan sosok yang menonjol dengan posisi unik dan menggetarkan. Sebagai kakek dari Monkey D. Luffy dan ayah dari Monkey D. Dragon, Garp lebih dari sekadar figur keluarga. Ia adalah simbol kekuatan murni di Angkatan Laut dengan level kekuatan yang diakui melebihi standar perwira tinggi, meskipun ia berkali-kali menolak jabatan Admiral.
Mengukur kekuatan Monkey D. Garp berarti mengetahui bagaimana seorang manusia biasa tanpa kekuatan Buah Iblis mampu sejajar dengan tokoh legendaris seperti “Raja Bajak Laut” Gol D. Roger dan “Manusia Terkuat” Edward Newgate. Garp menunjukkan bahwa Haki adalah puncak kekuatan di dunia “One Piece”, dengan mengandalkan dua jenis Haki utama yang telah mencapai level ekstrem.
Salah satu teknik mengesankan dari Garp adalah “Galaxy Impact”, di mana ia tidak perlu menyentuh lawan secara fisik namun mampu melepaskan gelombang kejut Haki dari tinjunya, meratakan sebagian wilayah Pulau Hachinosu dengan satu serangan dari udara. Selain Haki, kekuatan fisik Garp berada di luar nalar, seperti kemampuannya melempar bola meriam raksasa dengan tangan kosong lebih cepat daripada meriam itu sendiri.
Pengakuan kekuatan Garp datang dari musuh-musuhnya, termasuk Gol D. Roger yang menyatakan bahwa mereka hampir membunuh satu sama lain berkali-kali dalam berbagai pertarungan. Meskipun kini usianya lanjut dan kekuatannya menurun, Garp masih bisa mendominasi komandan-komandan Yonko, menunjukkan betapa dasyatnya kemampuannya di masa jayanya.
Banyak penggemar sering salah menilai Garp karena pangkatnya yang “hanya” Vice Admiral. Namun, ia sengaja menolak promosi menjadi Admiral agar tidak di bawah kendali Tenryuubito. Kekuatan Garp setara atau bahkan melampaui para Admiral, dan ia membuktikan bahwa tanpa buah ajaib, seseorang bisa menjadi yang paling ditakuti di lautan dengan prinsip keadilan yang teguh.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

