Perdana Menteri Inggris dalam Tekanan: Apa Langkah Keir Starmer?

Keir Starmer, PM Inggris, dalam tekanan untuk menetapkan rencana hengkang di tengah pertentangan internal partai.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, berada di bawah tekanan untuk segera mengumumkan rencana hengkang dari jabatannya, meskipun tidak kalah dalam pemilu umum. Usulan ini datang setelah partainya, Partai Buruh, merasa bahwa keberlanjutannya lebih baik tanpa kehadiran Starmer. Beberapa pihak dalam pemerintahan dan Partai Buruh percaya bahwa Sir Keir akan menyampaikan pernyataan ini, mungkin secepat pagi ini.

Empat tahun lalu, Boris Johnson yang kala itu memimpin, tetap bertahan meski menghadapi ketidakpuasan dari partainya hingga akhirnya memutuskan mundur. Hanya tiga bulan setelahnya, Liz Truss juga mengundurkan diri setelah kehilangan dukungan dari partainya. Kini, kejadian serupa kembali terjadi di bawah kepemimpinan Keir Starmer, kurang dari dua tahun setelah memenangi pemilu menggantikan Rishi Sunak.

Keir Starmer telah berjuang untuk menjaga posisinya di tengah suara internal partai yang menurun selama beberapa bulan terakhir. Bahkan, dia menyatakan tegas melalui orang-orang dekatnya bahwa dia tidak akan mundur dan siap bertarung dalam kontestasi kepemimpinan partai. Upayanya untuk memblokir langkah Andy Burnham masuk ke parlemen menunjukkan Keir berusaha keras mempertahankan posisinya.

Kemenangan Burnham di Makerfield baru-baru ini memicu gelombang ketidakpuasan di Partai Buruh. Burnham membuktikan popularitasnya dalam pemilihan meskipun hanya di wilayahnya. Kini, banyak anggota parlemen dari Partai Buruh melihat Burnham sebagai sosok yang lebih menjanjikan di tengah meningkatnya popularitas Reform UK.

Pada akhir pekan, Starmer mempertimbangkan opsi-opsinya karena beberapa menteri kabinet, termasuk menteri luar negeri dan dalam negeri, meminta agar dia menetapkan jadwal pengunduran diri. Opsi yang dimiliki Starmer antara lain mengganti para menteri yang mendesaknya dan melanjutkan pemerintahan, atau menetapkan jadwal pengunduran diri dan memberikan ruang bagi kompetisinya.




Opsi lain yang dipertimbangkan adalah mengadakan kontes kepemimpinan dalam partai untuk menguji Burnham dan calon lainnya, meskipun beberapa khawatir hal ini akan mengalihkan perhatian dan berlangsung terlalu lama. Alternatifnya, ada proses seleksi di Westminster tanpa melibatkan pemungutan suara penuh oleh serikat serta anggota partai.

Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com