ZONAUTARA.com – Gempa bumi dahsyat telah mengguncang Venezuela pada Rabu lalu, menyebabkan gelombang solidaritas internasional bergerak ke negara tersebut. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat ini sedang mengoordinasikan pengerahan tim SAR internasional. Amerika Serikat memimpin dukungan finansial dengan menyatakan bantuan senilai US$150 juta (sekitar Rp2,3 triliun).
Paket bantuan AS mencakup alokasi US$100 juta melalui dana kemanusiaan PBB untuk Venezuela, serta tambahan US$50 juta yang disalurkan langsung kepada organisasi bantuan yang sudah hadir di lokasi bencana. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengonfirmasi pengerahan tim SAR khusus dari Fairfax County dan Los Angeles, lengkap dengan Tim Respons Bantuan Bencana (DART).
Sebagai tambahan, Departemen Pertahanan AS juga mengerahkan pesawat terbang untuk membantu evaluasi kerusakan dan distribusi bantuan. Dari kawasan Amerika Latin, Kolombia mengirimkan lebih dari 60 personel penyelamat dan anjing pelacak, sementara Meksiko, Panama, dan Kuba juga mengirimkan bantuan personel penyelamat dan tenaga medis.
Bantuan internasional tidak berhenti di situ. Kementerian Luar Negeri Spanyol mengumumkan dukungan berupa pasokan bantuan dan rumah sakit lapangan. Vatikan, melalui Paus Leo, mengirimkan paket awal senilai 100.000 euro. Uni Eropa siap memobilisasi bantuan setelah menerima permintaan dari Venezuela. Juga, Tiongkok dan Iran menyatakan komitmen untuk membantu operasi penyelamatan.
Kemitraan global ini memperkuat harapan akan pemulihan cepat bagi para korban gempa di Venezuela, meskipun tantangan besar masih menghadang di depan.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

