ZONAUTARA.com – Jenazah pilot pesawat PT AMA Air, Nicholas F. Goselin, berhasil dievakuasi oleh Komando Operasi Tentara Nasional Indonesia (Koops TNI) Habema dari ketinggian 2.292 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Bandara Ipdeheik, Kabupaten Yahukimo. Insiden ini terjadi akibat penyerangan dan pembakaran pesawat oleh kelompok tak dikenal pada Kamis (2/7).
Operasi Khusus Perebutan Cepat yang digelar oleh Koops TNI Habema melibatkan 10 personel dan dua helikopter Caracal. Mereka bertugas mengamankan lokasi, melakukan evakuasi korban, dan menjamin keselamatan masyarakat sekitar. Operasi berlangsung secara cepat dan terkoordinasi karena kesulitan medan pegunungan.
Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen Riyanto, mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga almarhum. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku,” ujar Riyanto dalam pernyataan tertulis, Jumat (3/7).
Kondisi geografis Bandara Ipdeheik, yang berada di ketinggian 2.292 mdpl dan sulit dijangkau, menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi dan investigasi. Kasatgas Humas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, menyatakan bahwa akses ke lokasi hanya dapat dilakukan melalui penerbangan perintis karena tidak adanya jalur darat.
Insiden ini meningkatkan kewaspadaan dan upaya pengamanan di wilayah tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, sekaligus mempercepat proses hukum terhadap pelaku penyerangan yang diduga dari kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

