ZONAUTARA.com – Pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026, Argentina dan Tanjung Verde bertemu di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, pada tanggal 3 Juli 2026. Dalam laga yang mempertemukan juara bertahan Argentina melawan tim debutan Tanjung Verde ini, kedua tim menunjukkan permainan sengit hingga akhirnya harus memasuki babak tambahan waktu.
Laga ini mematahkan prediksi banyak pihak yang mengira Argentina akan melenggang mudah, mengingat dominasi La Albiceleste dengan bintang mereka, Lionel Messi. Namun, Tanjung Verde membuktikan sebaliknya. Mereka menunjukkan bahwa dalam sepak bola, peluang sekecil apapun bisa berarti jika disertai semangat juang yang tinggi.
Meski statistik Sofascore menunjukkan Argentina menguasai bola hingga 64 persen dan melepaskan 22 tembakan, Tanjung Verde tetap memberikan perlawanan berarti dengan strategi mereka sendiri. Dengan hanya 36 persen penguasaan bola, tim yang dijuluki Hiu Biru ini melancarkan 16 tembakan dan berhasil mencetak dua gol, bahkan ketika expected goals (xG) mereka hanya 0,47 dibandingkan xG Argentina yang mencapai 2,26.
Argentina sempat unggul lebih dulu lewat gol menawan Lionel Messi pada menit ke-29, yang memanfaatkan umpan panjang dari Lisandro Martinez. Namun, Tanjung Verde segera menyamakan kedudukan melalui aksi Deroy Duarte di kotak penalti pada menit ke-59. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa kedua tim melanjutkan ke babak tambahan waktu.
Pada ajang bergengsi ini, Tanjung Verde menampilkan performa yang patut diacungi jempol, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Argentina. Mereka berhasil mencuri perhatian dengan perjuangan gigih melawan salah satu tim terkuat di dunia.
Diolah dari laporan Antara.

