ZONAUTARA.com – Sosok bernama Erlan kini menjadi buruan banyak pihak terkait dua dugaan kasus yang berbeda. Ia diduga menjadi orang terakhir bersama Ruly Yunis Setiawati, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan yang ditemukan tewas di Bandara Internasional Juanda, dan juga dicari atas dugaan penipuan. Kedua kasus ini mengejutkan warga tempat tinggal lamanya di Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Ketua RT 06/RW 03 Jalan Semeru Selatan, Kecamatan Dampit, Hanafi, mengonfirmasi bahwa banyak orang mencari Erlan setelah foto dirinya tersebar luas di media sosial terkait kasus di Bandara Juanda. “Beberapa hari ini banyak yang mencari, setelah Erlan muncul fotonya karena kasus di Juanda itu,” ujar Hanafi kepada detikJatim, Rabu (8/7).
Hanafi awalnya beranggapan pencarian Erlan berkaitan dengan penyelidikan kematian Ruly Yunis. Namun, ia terkejut mengetahui sebagian pihak memburunya karena dugaan penipuan, salah satunya penggelapan kendaraan. “Ada warga Pasuruan mencari Erlan, katanya mobil Pajeronya dibawa sampai sekarang belum dikembalikan,” tambahnya. Aparat kepolisian juga telah mendatangi lingkungan Hanafi untuk menggali informasi terkait rekam jejak Erlan.
Erlan tidak lagi tercatat sebagai warga Dampit setelah bercerai dari mantan istrinya pada tahun 2021. Ia diketahui meninggalkan kawasan tersebut setelah tinggal selama sekitar tujuh tahun. Erlan dikenal sebagai sosok tertutup dan jarang bersosialisasi mengenai kehidupan pribadinya.
Kematian Ruly Yunis Setiawati bermula dengan penemuan jasadnya di dalam mobil dinas Toyota Kijang Innova berpelat merah di area Terminal 1 Bandara Juanda pada Rabu (24/6). Berdasarkan rekaman kamera CCTV, Ruly tidak berada dalam mobil sendirian. Pria yang mengendarai mobil tersebut akhirnya teridentifikasi sebagai Erlan. Saat ini, pihak kepolisian masih memburu Erlan yang telah ditetapkan sebagai terduga pelaku utama dalam kasus kematian tersebut.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

