Gagal ke nasional karena diskualifikasi, Znergy tetap bangga atas perjuangan para atletnya

Manager Znergy Aquatic Club, Fadhilah Rizki, mengaku bersyukur atas perjuangan seluruh atlet yang telah memberikan penampilan terbaik selama mengikuti seleksi.

Editor: Redaktur
Dari kiri: Fauzan, Nabhil, Asyfa, Coach Zeff, Brill serta Taufik, (Foto: Koleksi Znergy Aquatic Club).

ZONAUTARA.com – Lima atlet Znergy Aquatic Club tampil berlaga pada Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA Tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di Kolam Renang Manado Independent School, Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (15/7/2026).

Empat atlet mewakili Kota Kotamobagu, yakni M. Taufik Hidayat Mokodompit, Fauzaan Anugerah Lucky Makalalag, Nabhil Alfatih Badjeber, dan Asyfa Ausilia Moko. Sementara satu atlet lainnya, FX Brilliant Evro Sekoh, mewakili Kota Manado.

Gagal ke nasional karena diskualifikasi, Znergy tetap bangga atas perjuangan para atletnya
Dari kiri: Taufik, Fauzan, Coach Zeff, Brilliant & Asyfa, (Foto: Koleksi Znergy Aquatic Club).

Dalam seleksi tersebut, setiap atlet mengikuti dua nomor perlombaan dari empat gaya yang dipertandingkan, yakni gaya kupu-kupu, punggung, dada, dan bebas pada nomor 50 meter.

Sejumlah atlet Znergy berhasil meraih hasil membanggakan. Fauzaan Anugerah Lucky Makalalag menyumbangkan medali perunggu pada nomor gaya bebas setelah sebelumnya juga tampil di gaya dada. FX Brilliant Evro Sekoh meraih medali perak pada nomor gaya dada dan juga berlomba di nomor gaya kupu-kupu.

Sementara itu, Asyfa Ausilia Moko berhasil meraih medali emas pada nomor gaya kupu-kupu dan finis sebagai peraih podium ketiga O2SN SMA Putri tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Sebelumnya, Asyfa didiskualifikasi pada nomor gaya punggung akibat kesalahan saat melakukan pembalikan.




Gagal ke nasional karena diskualifikasi, Znergy tetap bangga atas perjuangan para atletnya
Atlet binaan Znergy Aquatic Club tampil pada Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Kolam Renang Manado Independent School, Kalawat, Minahasa Utara, (Foto: Znergy Aquatic Club).

Nasib serupa dialami M. Taufik Hidayat Mokodompit. Atlet asal Kotamobagu tersebut tampil impresif dengan meraih medali emas pada nomor gaya bebas. Namun, ia harus menerima diskualifikasi pada nomor gaya punggung karena kesalahan teknik pembalikan, meski mencatatkan waktu tercepat dibandingkan para pesaingnya.

Adapun Nabhil Alfatih Badjeber tampil pada nomor gaya kupu-kupu dan gaya dada.

Manager Znergy Aquatic Club, Fadhilah Rizki, mengaku bersyukur atas perjuangan seluruh atlet yang telah memberikan penampilan terbaik selama mengikuti seleksi.

“Alhamdulillah lima atlet Znergy yang ikut selama ini sudah giat berlatih dan sudah memberikan performa terbaik sesuai usaha mereka. Selama ini manajemen kami selalu mendukung atlet-atlet dalam setiap perlombaan,” ujarnya, Rabu, (15/7/2026).

Gagal ke nasional karena diskualifikasi, Znergy tetap bangga atas perjuangan para atletnya
Atlet Znergy Aquatic Club, M. Taufik Hidayat Mokodompit, menunjukkan performa terbaik pada nomor gaya punggung dengan mencatatkan waktu tercepat. Namun, ia didiskualifikasi akibat kesalahan teknik saat pembalikan sehingga gagal mengamankan tiket ke O2SN tingkat nasional. (Foto: Koleksi Znergy Aquatic Club).

Ia mengakui diskualifikasi yang dialami Taufik dan Asyfa pada nomor gaya punggung menjadi kekecewaan tersendiri. Namun, menurutnya, pengalaman tersebut harus dijadikan pelajaran untuk terus berkembang.

“Walaupun cukup kecewa dengan gaya punggung Asyfa dan Taufik yang didiskualifikasi, tapi tetap bersyukur dan mengambil pelajaran dari setiap kegagalan. Tuhan pasti sudah mengatur sedemikian rupa supaya hamba-hamba-Nya mengambil pelajaran, mungkin memang belum saatnya Taufik ke nasional,” katanya.

Menurut Fadhilah, secara performa Taufik sebenarnya menunjukkan kemampuan yang sangat baik karena berhasil membukukan catatan waktu terbaik pada nomor gaya punggung sebelum akhirnya didiskualifikasi.

“Tetap puas karena atlet-atlet mencatatkan best time saat perlombaan, khususnya Taufik yang waktunya di atas pesaing-pesaing lain namun belum rezeki karena kena diskualifikasi. Saya yakin atlet-atlet tidak akan menyerah dan akan lebih semangat berlatih ke depannya,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada atlet dari daerah lain yang berhasil lolos ke tingkat nasional.

“Selamat untuk atlet dari Tomohon dan Bitung yang melaju ke nasional. Semoga bisa membawa pulang hasil yang membanggakan untuk Sulawesi Utara,” tuturnya.

Hal senada disampaikan orang tua Taufik, Rohanna Potabuga. Meski mengaku kecewa, ia menerima hasil tersebut dengan lapang dada dan berharap putranya dapat bangkit pada kesempatan berikutnya.

“Mengenai kekalahan Taufik, walaupun sangat kecewa tapi kami ikhlas. Mungkin memang belum rezekinya Taufik untuk ke nasional. Semoga dia bisa mengambil pelajaran dan tetap giat berlatih. Masih ada O2SN tahun depan, semoga dia bisa kembali berlaga dengan semangat,” katanya.

Gagal ke nasional karena diskualifikasi, Znergy tetap bangga atas perjuangan para atletnya
Bagas F. Dundo, (Foto: Koleksi Znergy Aquatic Club).

Rohanna juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih Znergy yang selama ini mendampingi perkembangan para atlet.

“Terima kasih yang tak terhingga untuk Coach Zefa karena sudah sangat berdedikasi untuk kemajuan Taufik dan atlet-atlet Znergy lainnya,” ujarnya.

Di tengah hasil seleksi cabang renang, Znergy juga menerima kabar membanggakan dari cabang olahraga lain. Salah satu atlet binaannya, Bagas F. Dundo, siswa MAN 1 Kotamobagu, berhasil lolos ke tingkat nasional pada cabang olahraga pencak silat.

Fadhilah menjelaskan, Bagas merupakan atlet yang sebelumnya berlatih renang di Znergy sebelum memutuskan fokus menekuni pencak silat hingga akhirnya berhasil menembus kompetisi tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi keluarga besar Znergy untuk terus membina atlet-atlet muda agar mampu berprestasi di berbagai cabang olahraga.

Suka berkelana ke tempat baru, terutama di alam bebas. Mencintai sastra fiksi dan tradisi. Berminat pada isu-isu ekofeminisme, gender, hak perempuan dan anak. Beberapa kali menerima fellowship liputan mendalam. Tercatat sebagai anggota AJI.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com