ZONAUTARA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis, 23 Juli 2026, masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang signifikan. Fenomena ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas beragam di berbagai daerah.
Berdasarkan data prakiraan cuaca yang dirilis melalui kanal resmi BMKG, terpantau adanya Bibit Siklon Tropis 92W di Laut Filipina bagian timur, tepatnya di sebelah utara Papua Barat Daya. Sistem ini memiliki tekanan udara sekitar 1.004 hektopaskal (hPa) dengan kecepatan angin maksimum mencapai 25 knot dan bergerak ke arah barat laut.
BMKG memprediksi dalam 48 hingga 72 jam ke depan, sistem 92W memiliki peluang sedang hingga tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis. Keberadaannya membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari pesisir timur Filipina, Laut Filipina, Samudera Pasifik timur Filipina, hingga Laut Sulawesi. Kondisi ini, ditambah labilitas atmosfer yang kuat, mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang disertai kilat atau petir di beberapa wilayah. Selain itu, BMKG juga memberikan catatan khusus untuk beberapa wilayah terkait jarak pandang dan kondisi udara.
Gelombang tinggi di perairan utara dan selatan Jawa Tengah diprediksi masih berlangsung dengan ketinggian 1,25-2,5 meter, yang cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap waspada dan terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

