Kriminalisasi Jaksa, Tarif Trump: Rangkuman Berita Nasional 24 Juli 2026

Dugaan kriminalisasi Jaksa Agung Muda, penolakan tarif Trump, dan inovasi energi jadi berita utama nasional.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Antara – Top News

ZONAUTARA.com – Berbagai peristiwa dari dugaan kriminalisasi mantan Jaksa Agung Muda Febrie Adriansyah hingga kebijakan tarif yang diluncurkan Presiden AS Donald Trump mendominasi pemberitaan nasional hari ini. Hal itu menunjukkan pentingnya integritas dalam penegakan hukum dan dampak kebijakan internasional terhadap ekonomi global. Di sisi lain, inovasi energi oleh PT Pertamina Geothermal Energy juga menarik perhatian menuju target kapasitas energi terbarukan.

Febrie Adriansyah Tidak Pakai Rompi

Dikutip dari Antara, Kejaksaan Agung mengungkapkan ketergesaan sebagai alasan mantan Jaksa Agung Muda Febrie Adriansyah tidak mengenakan rompi tahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan TPPU. Febrie langsung ditahan di Rutan KPK untuk menghindari konflik kepentingan.

Baca selengkapnya di Antara – Top News →

Bantahan KPK Atas Tudingan Kriminalisasi

Menurut Tirto.id, KPK menegaskan penyidikan terhadap Febrie Adriansyah dilakukan secara profesional, menyikapi tudingan kriminalisasi dari pihak terduga. Koordinasi intensif antara KPK dan Kejaksaan Agung selama kasus berlangsung turut mementahkan tuduhan tersebut.

Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →




Banyak Negara Melawan Tarif Trump

Dari CNBC Indonesia, kebijakan tarif impor proteksionis oleh Presiden AS Donald Trump memicu gejolak di banyak negara, termasuk Singapura dan Kanada. Kanada telah menyiapkan langkah tegas dengan ancaman balasan jika tarif baru benar-benar diterapkan 19 Agustus mendatang.

Baca selengkapnya di CNN Indonesia – Nasional →

Strategi PGE Capai Target PLTP 3 GW

Dikutip dari CNBC Indonesia, PT Pertamina Geothermal Energy menargetkan kapasitas PLTP 3 GW melalui pelaksanaan strategi jangka panjang. Perusahaan akan mempercepat pengembangan proyek dan mengeksplorasi sumber daya panas bumi di beberapa wilayah.

Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →

Penahanan Febrie akan berlangsung hingga 20 hari ke depan di Rutan KPK, sementara dunia menunggu aksi nyata dari negara-negara penolak kebijakan tarif Trump pada bulan depan.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com