ZONAUTARA.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pembangunan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan dan tindakan operasi bagi korban gempa tetap terjamin. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau persiapan fasilitas tersebut pada Selasa (18/8).
Rumah sakit lapangan ini dirancang dalam bentuk tenda, yang terdiri dari lima tenda utama. “Di sini sudah kita pasang lima tenda. Empat untuk pasien, masing-masing bisa menampung 20 pasien, kemudian satu khusus untuk ruang operasi karena ruangnya steril dan bisa dibuat terisolasi,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8). Selain ruang rawat inap dan ruang operasi, satu tenda juga disiapkan khusus untuk instalasi gawat darurat (IGD).
Total kapasitas tenda awal rumah sakit lapangan dapat menampung sekitar 60 pasien, dan Kemenkes berencana menambah kapasitas tersebut menjadi sedikitnya 100 tempat tidur. “Kita akan tambah lagi sehingga minimal menjadi 100 rawat inap. Kita sedang kirim tenda tambahan dari Bali,” tambah Budi.
Tenda-tenda ini disiapkan sebagai fasilitas tanggap bencana yang dirancang agar aman dan nyaman. Tenda menggunakan lantai khusus untuk memudahkan mobilisasi pasien serta menjaga kebersihan. Salah satu fasilitas utama yang disiapkan adalah ruang operasi dengan standar keselamatan tinggi. “Ini ruang operasi. Nanti disterilisasi. Ruang ini steril dan bisa diisolasi,” lanjut Budi.
Kemenkes juga berencana mereplikasi konsep rumah sakit lapangan di Kabupaten Nagekeo untuk memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di wilayah lain yang terdampak gempa. Hingga Selasa sore, dilaporkan ada 70 korban meninggal dan 132 korban luka-luka akibat gempa di NTT.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

