ZONAUTARA.com – Rapat Badan Anggaran (Banggar) di DPRD Kota Bitung terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan diwarnai aksi walk out fraksi.
Informasi yang berhasil dirangkum Zonautara.com, 2 fraksi yang keluar dari ruangan rapat pembahasan secara tertutup itu, yakni fraksi Demokrat dan Golkar.
Kedua fraksi tersebut keluar setelah melakukan aksi protes metode pembahasan maraton dokumen KUA perubahan yang memuat target pendapatan, perkiraan belanja dan arah kebijakan pembiayaan Pemkot Bitung.
Namun, Ketua Fraksi Demokrat Frangky Julianto saat dikonfirmasi membantah ia keluar dari ruangan pembahasan berhubungan dengan perbedaan pendapat di internal anggota Banggar. “Tidak, saya keluar karena menghadiri acara,” singkat Frangky, Selasa (01/09/2026).

Sementara itu, anggota Banggar lainnya Alexander Wenas menilai metode pembahasan dokumen KUA Perubahan sudah sesuai dengan mekanisme.
“Ini sebenarnya pembahasan lanjutan dari kemarin malam, bahkan telah sepakat pembahasan dilanjutkan sejak pukul 14.00 Wita tadi,” katanya.
Kalaupun pembahasan cepat, kata Alexander, itu merupakan hal yang wajar karena sebagian dari dokumen sudah sempat dibahas sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Artinya ini tidak elok juga dipersoalkan, fokus saja di dokumen PPAS,” tuturnya saat ditemui media ini di Kantor DPRD Bitung.
Pun begitu, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Rudy Theno tak mau berkomentar lebih perbedaan pendapat di internal Banggar. “Itu internal Banggar, bukan TAPD,” tukasnya.

