ZONAUTARA.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan akan memberikan $5,000 kepada setiap orang dewasa Amerika jika Partai Republik memenangkan kedua majelis Kongres pada pemilihan tengah semester November mendatang. Rencana ini diprediksi akan menelan biaya lebih dari satu triliun dolar.
Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah pidato pada konvensi partai yang pertama kali diselenggarakan di tengah masa jabatan presiden. Namun, Trump tidak memberikan rincian tentang bagaimana rencana ini akan direalisasikan atau dibiayai, kecuali menekankan bahwa uang tersebut harus dibelanjakan di dalam Amerika Serikat. Wakil Presiden JD Vance mengaitkan rencana ini dengan pendapatan yang telah diperoleh Trump dari tarif impor barang.
Kubu Demokrat menyebut janji ini sebagai “janji kosong” dan beberapa pihak mempertanyakan legalitas dan kelayakan janji tersebut. Bisa jadi ini adalah pertama kalinya seorang Presiden AS menawarkan pembayaran semacam itu dalam konteks ajakan pemilu. Dalam konvensi tersebut, ide ini disambut dengan sorak-sorai, dan Trump tampaknya menikmati momen tersebut.
Ada hampir 270 juta orang dewasa di Amerika, yang berarti pembayaran $5,000 per orang akan menghabiskan sekitar $1.3 triliun dari keuangan pemerintah AS. Keraguan muncul mengenai kelayakan rencana ini, terutama karena harga-harga di AS yang meningkat, sebagian akibat perang yang dimulai AS dan Israel dengan Iran pada bulan Februari lalu.
Serangan balik Iran termasuk serangan terhadap pangkalan AS dan sekutu di Teluk, namun yang lebih penting lagi, adalah penutupan Selat Hormuz yang menghalangi jalur transit sekitar seperlima dari minyak dan gas alam cair dunia. Penutupan ini menyebabkan fluktuasi harga minyak secara global dan Trump menghadapi tekanan dari partainya untuk mengakhiri perang. Pada hari Rabu, Presiden AS menegaskan kepada para pendukungnya bahwa perang tidak akan berakhir sebelum pemilu dan harga minyak tidak akan turun hingga saat itu.
Diolah dari laporan BBC News.

