ZONAUTARA.com — Media siber asal Sulawesi Utara, Zonautara.com, meraih penghargaan dalam ajang AMSI Awards 2026 untuk kategori Inovasi Konten atau Format Karya Jurnalistik Terbaik, kelompok Media Skala Kecil.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam puncak AMSI Awards 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) malam.
Zonautara.com menjadi pemenang melalui inovasi Pantau Iklim dan Jejak Iklim, sebuah ekosistem jurnalisme partisipatif yang memadukan pengumpulan laporan warga, verifikasi redaksi, pemetaan interaktif, pengarsipan kesaksian, dan produksi liputan mendalam tentang dampak krisis iklim.
Pada kategori yang sama untuk kelompok Media Skala Besar, penghargaan diraih Katadata.co.id.
Pemimpin Redaksi Zonautara.com, Ronny Adolof Buol, menerima langsung penghargaan tersebut. Dalam pidato penerimaannya, ia menyebut capaian itu sebagai bentuk pengakuan terhadap kerja jurnalistik yang dikembangkan dari ruang redaksi kecil di daerah.
“Kami datang dari Sulawesi Utara. Dari sebuah ruang redaksi kecil, dengan sumber daya yang terbatas, tetapi dengan keyakinan bahwa jurnalisme yang baik tidak harus lahir dari ruang redaksi yang besar,” ujarnya.
Ronny menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata hasil kerja satu orang, melainkan buah dari keterlibatan banyak pihak yang selama ini mendukung proses produksi jurnalistik Zonautara.com.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kru redaksi, mulai dari reporter, editor, tim data, yang bekerja mengembangkan dan menjaga keberlangsungan platform.
Penghargaan juga ditujukan kepada para kontributor yang membantu redaksi menjangkau persoalan masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Utara.
“Penghargaan ini juga kami persembahkan buat seluruh warga di level tapak yang telah mau berbagi cerita,” kata Ronny.
Dari laporan warga menjadi liputan mendalam
Pantau Iklim dikembangkan Zonautara.com sebagai platform pengumpulan laporan warga mengenai dampak krisis iklim di Sulawesi Utara.
Melalui platform tersebut, warga dapat menyampaikan pengalaman dan informasi mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi, seperti kekeringan, gagal panen, kesulitan memperoleh air bersih, perubahan kondisi pesisir, hingga gangguan terhadap mata pencaharian.
Laporan yang masuk kemudian melalui proses verifikasi redaksi sebelum ditampilkan dalam peta interaktif dan dashboard yang dapat diakses publik.
Dalam dokumen inovasi yang diajukan kepada dewan juri AMSI Awards 2026, Zonautara.com mencatat sekitar 400 laporan terverifikasi dari 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Sebanyak 88 laporan di antaranya dikategorikan dalam kondisi parah atau darurat.
Data yang dihimpun tidak berhenti sebagai kumpulan angka dan titik pada peta.
Melalui Jejak Iklim, Zonautara.com mengembangkan arsip kesaksian warga yang merekam pengalaman manusia di balik perubahan lingkungan. Informasi dari kedua platform selanjutnya menjadi bahan awal untuk kerja peliputan mendalam.
Sejumlah karya jurnalistik telah dihasilkan dari pendekatan tersebut, antara lain Yang Tak Pernah Dihitung dari Krisis Iklim, Limbung Sawah di Lumbung Beras, dan Hari-Hari yang Hilang di Pesisir Bolaang Mongondow Selatan.
Ketiga liputan tersebut memperlihatkan bagaimana krisis iklim berdampak terhadap kehidupan petani, nelayan, dan kelompok masyarakat rentan, termasuk kerugian yang belum sepenuhnya tercatat dalam statistik resmi.
Menurut Ronny, inovasi yang dikembangkan Zonautara.com berangkat dari keyakinan bahwa masyarakat mempunyai pengetahuan penting mengenai perubahan yang terjadi di wilayah mereka.
“Kami percaya, warga bukan sekadar objek pemberitaan. Mereka memiliki pengetahuan tentang wilayah dan kehidupan mereka sendiri. Tugas jurnalisme adalah mendengarkan, memverifikasi, memberi konteks, dan membawa pengetahuan itu ke ruang publik,” ujarnya.
Pendekatan tersebut menempatkan partisipasi warga sebagai salah satu sumber awal informasi, sementara proses verifikasi dan keputusan publikasi tetap menjadi tanggung jawab redaksi.

Penghargaan untuk warga di tingkat tapak
Dalam pernyataannya, Ronny memberikan penghormatan khusus kepada masyarakat yang telah membagikan pengalaman dan kesaksian mereka melalui Pantau Iklim dan Jejak Iklim.
Ia menyebut para petani yang menghadapi sawah mengering, nelayan yang kehilangan hari-hari melaut, serta masyarakat pesisir yang menyaksikan perubahan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.
Bagi Zonautara.com, kesaksian masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya memperlihatkan dampak krisis iklim yang sering berlangsung perlahan dan tidak selalu tercatat secara memadai dalam data pemerintah.
Ronny juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi dalam jurnalistik harus tetap berpijak pada pengalaman manusia.
“Di balik setiap titik pada peta, ada manusia. Di balik setiap angka, ada kehidupan yang sedang berubah,” ujarnya.
Ia memandang penghargaan AMSI Awards 2026 sebagai dorongan sekaligus tanggung jawab bagi Zonautara.com untuk terus mengembangkan jurnalisme yang melibatkan masyarakat, memperkuat verifikasi, dan menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi publik.

Sepuluh media menerima penghargaan
AMSI Awards 2026 merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 yang berlangsung pada 28–29 Oktober di Surabaya.
Dalam ajang tersebut, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) memberikan penghargaan kepada sepuluh media dari lima kategori inovasi, masing-masing untuk kelompok media skala besar dan skala kecil.
Selain Zonautara.com dan Katadata.co.id pada kategori inovasi konten atau format jurnalistik, penghargaan kategori Inovasi Strategi dan Pertumbuhan Engagement Terbaik diraih Elshinta.com untuk media skala besar dan NU Online untuk media skala kecil.
Pada kategori Inovasi Produk AI atau Pemanfaatan AI Terbaik, penghargaan diberikan kepada Suara.com dan Nukilan.id.
Sementara itu, Tirto.id dan Konde.co meraih penghargaan kategori Inovasi Program Keberagaman dan Inklusivitas Terbaik. Kategori Inovasi Komersial dan Pengembangan Revenue Stream Terbaik dimenangkan Beritajatim.com dan Indozone.id.
Melalui penghargaan tersebut, AMSI mendorong perusahaan media untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan perilaku audiens, serta tantangan keberlanjutan bisnis, tanpa meninggalkan prinsip akurasi, independensi, dan kepentingan publik.
Bagi Zonautara.com, penghargaan ini menjadi momentum untuk memperluas pengembangan jurnalisme partisipatif yang menghubungkan pengetahuan warga dengan kerja redaksi.
Ronny menegaskan bahwa jurnalisme tidak hanya bertugas menyampaikan peristiwa, tetapi juga memastikan masyarakat yang selama ini jarang terdengar memperoleh ruang untuk menyuarakan pengalaman mereka.
Platform Pantau Iklim dapat diakses melalui iklimkita.com/pantau, sedangkan Jejak Iklim tersedia di iklimkita.com/jejak.
