Connect with us

ZONAPEDIA

Olahraga Ini Bisa Bakar Kalori Lebih Banyak

Published

on

ZONAUTARA.com– Untuk menjaga berat badan tetap ideal, tubuh perlu berolahraga. Namun, tidak sedikit orang yang jarang berolahraga dengan alasan tidak ada waktu lantaran kesibukannya.

Aktivitas yang menggunakan lebih banyak otot dan melibatkan beban yang berat tentunya akan membakar kalori dalam jumlah besar. Selain itu, semakin tinggi intensitasnya juga akan membakar kalori yang lebih banyak.

Berikut olahraga yang yang direkomendasikan Zona Utara bagi Anda yang ingin membakar kalori yang lebih banyak, seperti yang dikutip dari klikdokter.com:

  1. Lari

Lari dengan kecepatan 12 km per jam akan membakar kalori paling banyak. Hampir 1000 kalori per jam yang dibakar ketika Anda berlari.

Namun, berlari dengan kecepatan tinggi tersebut tentunya tidak bisa lama. Anda juga dapat mencoba untuk berlari interval yaitu dua menit lari cepat dan berganti satu menit jogging.

 

2. Berenang

Berenang adalah olahraga yang juga membakar banyak kalori. Pasalnya, seluruh anggota tubuh Anda bergerak ketika berenang.

Rata-rata kalori yang terbakar per jam ketika berenang adalah 600 hingga 900 kalori, tergantung gayanya. Gaya yang paling banyak membakar kalori adalah gaya kupu-kupu, gaya punggung dan gaya dada.

 

3. Bersepeda

Bersepeda merupakan olahraga yang menyenangkan dan membakar banyak kalori. Jumlah kalori yang terbakar tergantung dari kecepatan Anda bersepeda.

Ketika bersepeda dengan kecepatan 22 km per jam dapat membakar 500 hingga 700 kalori setiap jam nya. Tentunya semakin cepat Anda akan membakar lebih banyak kalori.

 

4. Boxing

Tinju atau boxing adalah olahraga yang intens. Olahraga tersebut membutuhkan gerakan yang konstan dan energi yang dikeluarkan besar untuk melawan pasangan Anda. Tinju dapat membakar 550 hingga 800 kalori per jam.

 

5. Lompat tali

Jangan menganggap remeh olahraga lompat tali. Memang terlihat tidak membutuhkan usaha, lompat tali adalah olahraga dengan intensitas tinggi. Banyak orang yang hanya bertahan melakukan lompat tali untuk beberapa menit. Jumlah kalori yang terbakar dalam waktu 30 menit adalah 400 kalori.

Namun, sulit untuk melakukan lompat tali dalam waktu yang lama. Anda dapat melakukannya interval dengan jogging di tempat.

 

6. Olahraga tim

Olahraga permainan tim seperti sepak bola, basket, tenis dan lain-lain juga membakar kalori secara efektif. Sepak bola dapat membakar kalori hingga 1000 per jam, hal ini dikarenakan seringnya kegiatan berlari mengejar bola.

Basket dan tenis dapat membakar kalori hingga 700 per jam. Tentunya olahraga tim ini sering menjadi olahraga kesukaan para remaja.

Jumlah kalori yang terbakar saat berolahraga tergantung dari intensitas, otot yang terlibat dan berapa lama olahraga tersebut dilakukan. Jadi, lakukanlah olahraga dengan cara benar agar efektif membakar kalori Anda.

 

Editor: Eva Aruperes

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONAPEDIA

Inovasi harus mengenal Patent Mapping

Paten terkait dengan hak cipta

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Inovasi perlu memiliki pemahaman mengenai paten. Demikian yang dikatakan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan lndustri (BPPI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ngakan Timur Antara di Jakarta, Senin (19/08/2019).

Menurutnya, hal tersebut beralasan karena paten terkait dengan hak cipta. Melalui paten, kita mengetahui celah-celah mana yang harus kita miliki dan melakukan proses inovasi pembela­jaran lebih lanjut untuk menyempurnakan apa yang telah dilakukan orang lain.

“Jadi, terhindar dari masalah gugatan hukum, serta tidak terjadi tumpang-tindih,” ujar Ngakan.

Dalam etimologinya, imbuhnya, paten adalah hak eksklusif inventor atas invensi di bidang teknologi dalam kurun waktu tertentu untuk melaksanakan sendiri atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakan invensinya.

Sementara itu, hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Terkait hal tersebut, Kemenperin sedang mendorong pemanfataan Patent Mapping bagi para pelaku industri manufaktur di Indonesia. Patent Mapping merupakan suatu metode untuk melakukan identifikasi dan pemetaan teknologi yang sedang berkembang melalui pengolahan dan pemanfaatan database paten di seluruh negara anggota World Intellectual Property Organization (WIPO).

“Hasil dari Patent Mapping dimaksudkan untuk dapat dijadikan acuan rekomendasi kebijakan dalam penyusunan strategi yang tepat,” tuturnya.

Ngakan menyebutkan, salah satu pemanfaatan Patent Mapping tools ini, misalnya untuk melakukan identifikasi dan pemetaan perkembangan teknologi daur ulang baterai di berbagai negara. Dalam hal ini, Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Bandung, salah satu unit kerja di bawah BPPI, sedang melakukan penelitian terkait daur ulang limbah baterai ion lithium.

“Jadi, nanti hasilnya diharapkan sebagai salah satu solusi dalam mengatasi potensi permasalahan lingkungan atas baterai kendaraan listrik di masa depan,” ungkapnya.

Ngakan menjelaskan, bahwa dalam pengembangan kendaraan listrik, 60 persen kuncinya ada pada baterai dan bahan untuk membuat baterai.

“Dalam perkembangannya ke depan, perlu dipertimbangkan bagaimana tata kelola penggunaan baterai dari kendaraan listrik, agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan,” tuturnya.

Apalagi, lanjut Kepala BPPI, pemerintah telah menerbitkan regulasi untuk menstimulus percepatan pengembangan produksi kendaraan listrik di dalam negeri. Ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

“Oleh karena itu, BPPI sebagai unit kerja di lingkungan Kemenperin yang bertanggung jawab men­jalankan program pembentukan ekosistem inovasi, terus fokus men­dorong terciptanya ekosistem inovasi dengan melibatkan parti­sipasi dari seluruh stakeholder,” paparnya. 

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com