Connect with us

Serba Serbi

Good Time Selalu Ada Saat Natal

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Setiap hari raya Natal, sepertinya sudah menjadi keharusan bagi ibu rumah tangga untuk membuat kue kering. Ada kue dibuat buat menjamu tamu yang datang, ada juga untuk dijual.

Mintje Wowor (47), ibu rumah tangga asal Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, kepada wartawan Zonautara.com mengaku, kue kering adalah salah satu menu yang pasti tersaji di rumah saat Natal.

“Setiap ibu-ibu pasti memiliki kue spesial yang selalu disajikan setiap hari Natal. Kalau di rumah saya, kue good time wajib ada setiap tahun,” kata Mintje sambil mencampur adonan kue, Kamis (21/12/2017).

Dia menjelaskan, kue tersebut merupakan favorit anak-anaknya. Selain good time, ada juga kue  rambutan, keju, dan nastar. Semua kue, kata dia, sangat digemari orang-orang.

“Banyak yang suka kue itu, jadi saya membuatnya. Kue nastar sudah selesai, sedangkan kue yang lain tinggal melihat waktu hari ini atau kemungkinan nanti selesai hari Natal,” katanya.

Biasanya, kata dia, jika sebelum Natal belum semua kue selesai, akan dilanjutkan pada 27-30 Desember.

Dia menuturkan, kemampuannya membuat kue tak lepas dari hobi memasaknya. Hal itu yang membuat beberapa kerabatnya memesan kue buatannya.

“Pada tahun-tahun sebelumnya, sering dapat orderan kue kering dari orang-orang. Tapi tahun ini tidak menerima orderan karena sudah tidak mau terlalu sibuk,” katanya.

Terkait dengan sajian Natal, Mintje mengatakan, biasanya sajuan saat Natal pasti memasak makanan berbeda dari hari biasa. Sajian makanan yang dihidangkan mulai dari daging ayam, babi, dan ikan.

“Tapi kemungkinan Natal tahun ini akan pulang kampung. Sehingga tidak terlalu sibuk seperti di rumah,” pungkasnya.

 

Editor: Eva Aruperes

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Serba Serbi

PZ Cussons beri edukasi penyakit Dermatitis Atopik pada acara IDAI

Melalui brand Cussons Baby SensiCare PZ Cussons Indonesia berkomitmen kuat untuk turut meningkatkan pemahaman para dokter anak.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – PT PZ Cussons Indonesia berpartisipasi pada acara dinner symposium dalam pelaksanaan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ilmu Kesehatan Anak (PIT IKA) X yang dilaksanakan di Grand Kawanua Convention Center, Manado, 7-11 September 2019.

Pada helat yang diselenggarakan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan The Asian Society for Pediatric Research (ASPR) ke-15 dengan tema Strengthening Asia’s Research Collaboration for Global Child Health ini PZ Cussons Indonesia mempresentasikan produk Cussons Baby SensiCare dengan formulasi Derma-Soft™ Complexnya yang dikhususkan untuk perawatan kulit bayi yang sensitif yang rentan dengan Dermatitis Atopik kepada para dokter spesialis anak.

Head of Brand Activation PZ Cussons Indonesia Rahma Anna Setyani menjelaskan bahwa PT PZ Cussons Indonesia melalui brand Cussons Baby SensiCare memiliki komitmen kuat untuk turut meningkatkan pemahaman para dokter anak, khususnya untuk kasus Dermatitis Atopik pada bayi/anak.

“Hal ini mengingat prevalensi penderita Dermatitis Atopik terutama pada bayi/anak mengalami peningkatan pada dekade terakhir,” ujar Rahma, Senin 09/09/2019).

Dikatakannya, Cussons Baby SensiCare memberikan solusi melalui rangkaian produk yang diformulasikan khusus dalam merawat kulit bayi yang sensitif dan rentan terhadap Dermatitis Atopik. Cussons Baby SensiCare telah diuji hypoallergenic dan teruji secara klinis oleh para dokter spesialis kulit maupun dokter spesialis anak, serta diformulasikan dengan Derma-Soft™ Complex untuk bayi maupun dewasa.

zonautara.com
Booth PZ Cussons dalam pelaksanaan PIT IKA X yang diselenggarakan IDAI Manado.(Image: PZ Cussons Indonesia)

“Dengan kandungan pH balance, SensiCare diformulasikan dengan kombinasi dari 100 persen Gandum Organik, Minyak Zaitun Organik dan Ceramide, sehingga produk ini aman digunakan pada kulit wajah dan tubuh bayi serta memberikan sensasi menenangkan pada kulit,” terangnya.

PZ Cussons Indonesia melalui brand Cussons Baby SensiCare, imbuhnya, merasa bangga dapat mendukung kegiatan IDAI dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Ilmu Kesehatan Anak tahun ini. Dengan demikian, melalui kegiatan tersebut dapat memperbaharui pemahaman para dokter spesialis anak terhadap penanganan Dermatitis Atopik.

“Diharapkan secara tidak langsung juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam merawat dan menjaga kesehatan kulit,” kata Rahma.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com