Connect with us

Serba Serbi

Tumbuh Kembang Anak Perlu Dijaga Agar Tercipta Generasi Sehat

Published

on

Salah satu atraksi dalam pawai Paskah ASM Sinode GMIM. (Foto: zonuatara.com/Tonny Rarung)

MANADO, ZONAUTARA.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengajak seluruh orang tua agar memberi perhatian khusus kepada anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Hal itu agar generasi muda di Sulut menjadi generasi yang tumbuh sehat dan kuat.

Hal itu disampaikan gubernur dalam ibadah perayaan Paskah yang dihadiri ribuan Anak Sekolah Minggu (ASM) Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM) dilaksanakan di lapangan Tikala Manado, Sabtu (14/4/2018).

Gubernur mengajak orang tua harus lebih intens menjaga tumbuh kembang anak, agar terhindar dari berbagai penyakit. Disamping itu, anak juga perlu dididik untuk tetap takut akan Tuhan agar terhindar dari pergaulan negatif yang merusak kehidupan.

“Sekarang banyak gangguan yang merusak mental anak,” kata Olly.

Dia memberikan tanda awas kepada orang tua terkait penyakit stunting yang menurut laporan badan statistik Sulut berada pada urutan 3 penderita stunting yakni kekurangan asupan gizi dalam masa pertumbuhan.

Perayaan Paskah Raya dan Hari Anak GMIM tahun ini bertema Tuhan Yesus Cinta Anak Sedunia.

Setelah ibadah dan selebrasi di Lapangan Sparta Tikala, dilanjutkan pawai ASM se-GMIM menuju ke Kawasan Megamas Manado.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bunda PAUD Sulawesi Utara Rita Dondokambey Tamuntuan, Pnt Michael Mait, Wakil Walikota bersama ibu yg juga sebagai Ketua Panitia Paskah KPA Sinode GMIM.

 

Editor: Eva Aruperes

Serba Serbi

Menjual daging rusa palsu

Peternak di Malaysia mencurigai karena harganya yang sangat murah.

Published

on

Roselan Ab Malek - am@hmetro.com.my

ZONAUTARA.com – Di Malaysia dalam beberapa pekan belakangan, lagi ramai diperbincangkan soal dugaan pedagang menjual daging rusa palsu.

Dugaan itu bermula dari murahnya daging rusa yang dijual berbagai lapak, terutama yang dibagikan di halaman Facebook.

Dikutip dari hmetro.com, seorang peternak rusa di daerah Jerantut, Shamsul Mohd Ali Hanapiah mempertanyakan murahnya daging rusa yang dipasarkan itu.

Menurut Shamsul, biasanya satu kilogram daging rusa dijual seharga 75 ringgit Malaysia (RM) hingga RM95.

“Namun daging yang ditawarkan mereka itu hanya seharga 30 hingga RM35. Itu sesuatu yang mustahil,” kata Shamsul.

Menurutnya, modal untuk beternak seekor rusa hingga siap potong menghabiskan dana sebesar RM3.500. Dari seekor rusa hanya bisa menghasilkan 30 kilogram daging saja yang bisa dijual.

“Jadi adalah hal yang mustahil mendapat untung jika menjual seharga RM30,” kata Shamsul.

Para peternak juga biasanya menjual daging rusa lengkap dengan tulangnya, agar pembeli percaya bahwa yang mereka jual benar-benar daging rusa.

Sementara yang ditawarkan dengan harga murah itu, berupa daging yang sudah dipacking tanpa tulang.

Shamsul dan peternak lain mencurigai, daging yang dijual itu bukan daging rusa melainkan daging lembu atau kerbau yang memang murah.

Continue Reading
Advertisement

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com