Connect with us

Sosial Kemasyarakatan

Abidin, 52 Tahun Jadi Pembuat Atap Rumbia

Published

on

Zonautara.com

GORONTALO, ZONAUTARA.com – Tangan Abidin Polimengo terlihat sedikit gemetaran saat melipat helai demi helai daun rumbia. Setelah disusun berjejer rapi, barulah disimpul menggunakan tali rotan yang diserut halus. Begitu seterusnya hingga menjadi atap daun rumbia.

Pria 78 tahun ini mengaku, dari profesi yang dia jalani ini telah mampu menghidupi keluarganya. Saat ditemui wartawan Zona Utara, Abidin yang berdomisili di Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango ini mengaku sudah 52 tahun beraktifitas membuat atap daun rumbia.

“Dulu saya bertani, namun setelah berkeluarga, saya lebih fokus dengan usaha ini,” tutur Abidin, Rabu (8/8/2018).

Menurutnya, awal usahanya sangat lancar dan banyak pemesan, sampai-sampai dalam pengerjaannya harus dibantu oleh keduanya. Pria yang juga mahir memetik alat musik gambus ini menuturkan, untuk selembar atap rumbia dijual Rp 1750.

Dari hasil penjualan, Abidin harus tetap menyisihkan modal untuk membeli bahan baku berupa rotan dan bambu. Sedangkan untuk daun rumbia, dia tinggal mengambilnya dari pohon rumbia yang tumbuh di sekitar tempat dia tinggal.

Seiring berjalannya waktu, kini produksi atap daun rumbia Abidin mulai menurun. Selain karena usianya yang sudah tua, orang juga sekarang sudah kurang menggunakan daun rumbia untuk atap rumah.

“Sekarang untuk satu hari saja, saya hanya bisa menyelesaikan 10 sampai 15 lembar atap, bahkan kadangkala kurang dari 10. Kemampuan fisik sudah menurun dan orderan sudah sangat jarang,” kata Abidin.

Dia juga menjelaskan jika sekarang ada yang memesan atap daun rumbia, itu sudah jarang dipakai untuk atap rumah. Orang memakai atap daun rumbia sekarang hanya untuk atap kandang ternak, atap kios atau warung.

“Ada juga yang memesan hanya untuk dekorasi, atau hanya untuk atap dapur saja,” jelas Abudin.

Kini untuk mengambil daun rumbia Abidin harus menyewa orang, sebab fisiknya sudah tidak mampu lagi memanjat pohon rumbia.

Meskipun usaha yang sudah digelutinya selama puluhan tahun ini semakin kurang peminat, dirinya tetap bertekad akan terus membuat atap daun rumbia, sekedar untuk kebutuhan keluarga dan mengisi hari tua.

“Untuk kebutuhan sehari-hari saya saja sudah cukup. Empat anak saya sudah berkeluarga semua dan punya pekerjaan masing-masing, tinggal saya yang mengisi hari tua,” celotehnya.

 

Editor: Ronny A. Buol

Bagikan !

Sosial Kemasyarakatan

Imbauan MUI soal Salat Idulfitri di tengah pandemi covid-19

Salat Idulfitri dapat dilaksanakan di rumah.

Bagikan !

Published

on

Ilustras menara masjid. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

ZONAUTARA.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Fatwa Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idulfitri saat Pandemi.

Dalam fatwa itu, MUI mengimbau soal pelaksanaan salat Idulfitri di tengah pandemi covid-19 yang masih terus berlangsung. Umat Islam di Indonesia yang berada di kawasan episentrum covid-19 atau zona merah dapat melaksanakan salat Idulfitri di rumah.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh menjelaskan, di manapun lokasi salat Idulfitri nanti, masyarakat harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya penularan virus korona.

“Fatwa ini agar dapat dijadikan pedoman pelaksanaan ibadah Idul Fitri dalam rangka mewujudkan ketaatan pada Allah SWT sekaligus menjaga kesehatan dan berkontribusi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujar Asrorun, Rabu (13/5/2020).

Dokumen lengkap tentang fatwa MUI ini dapat dibaca pada link ini.

Secara umum, fatwa ini memiliki pertimbangan bahwa salat Idulfitri merupakan ibadah yang menjadi salah satu syiar Islam dan simbol kemenangan dari menahan nafsu selama bulan Ramadan.

Salat Idulfitri boleh dilaksanakan di rumah secara berjamaah atau sendiri, terutama untuk warga di kawasan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali.

Jika umat Islam berada di kawasan terkendali atau bebas Covid-19, salat Idulfitri berjamaah bisa dilakukan seperti biasa

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com