Connect with us

Zona Tomohon

Dua Kursi Legislator di DPRD Tomohon ‘Kosong’

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Dua kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon tidak memiliki pemilik alias kosong.

Di mana, dari 20 kursi yang tersedia di gedung wakil rakyat tersebut, hanya tersisa 18 anggota DPRD yang kini menduduki kursi dewan.

Pasalnya, dua legislator lainnya telah mengundurkan diri dari kursi legislatif, pascaditetapkan sebagai calon anggota legislatif (caleg) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Keduanya, yakni Cherly Mantiri yang duduk menjadi anggota DPRD Tomohon periode 2014-2019 dari Partai Hanura dan kini menjadi caleg dari Partai Nasdem.

Kemudian, Jimmy Wewengkang yang dulunya menjadi anggota DPRD dari Partai Demokrat dan kini maju sebagai caleg dari Partai Golkar.

Posisi keduanya tersebut pun kini sementara diproses untuk digantikan melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW).

Ketua DPRD Tomohon Miky JL Wenur ketika dikonfirmasi mengatakan, proses PAW terhadap Mantiri dan Wewengkang tersebut kini sementara berproses.

“Hari ini kami baru saja menerima surat dari KPU terkait pengganti mereka berdua, menanggapi surat yang kami kirimkan ke KPU waktu yang lalu, tentang permintaan nama pengganti kedua nama tersebut dan sudah saya disposisi,” ujarnya, Senin (24/9/2018).

Menurut Wenur, sesuai dengan proses,
pihaknya akan segera mengirim surat kepada Wali Kota Tomohon.

“Wali kota akan meneruskan, merekomendasikan Pergantian Antar Waktu, menyurat kepada gubernur dan nantinya gubernur yang akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK). Itu prosesnya. Kalau sudah ada SK tentu segera akan dilakukan pelantikan,” ujar politisi senior Partai Golkar ini.

Pantauan Zona Utara dalam sidang paripurna yang digelar Senin (24/9), kursi bagi para anggota DPRD Tomohon memang hanya tertinggal 15, ditambah tiga kursi pimpinan DPRD.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Tomohon

Masyarakat diajak menghemat dan jaga sumber air

Jajaran PDAM diajak meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat.

Bagikan !

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Masyarakat bersama instansi-instansi terkait diminta untuk menjaga ekosistem lingkungan hidup, termasuk sumber-sumber air.

Terutama, di musim kemarau yang saat ini masih melanda berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Kota Tomohon.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman melalui Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Harold V Lolowang, pada kegiatan Workshop Fasilitasi Peningkatan Kinerja PDAM Kota Tomohon yang bekerja sama dengan Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Kementerian PUPR RI, yang digelar di Grand Master Resort Tomohon, Selasa (17/09/2019).

“Unsur terkait bersama seluruh komponen masyarakat Kota Tomohon untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup. Di dalamnya sumber-sumber air,” ujar Lolowang.

Selain itu, Lolowang mengimbau masyarakat untuk menghemat pengunaan air.

Dia pun mengajak jajaran PDAM untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat.

“Demikian juga meningkatkan manajemen pengelolaan perusahaan, serta yang penting juga dalam hal membangun integritas,” pungkas Lolowang.

Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Teknis BPPSPAM Kementerian PUPR Desrah Sibarani.

Turut hadir Asisten Perekonomian Djoike Karouw, Kadis Lingkungan Hidup Novi Politon, Direktur PDAM Kota Tomohon Semuel M Gosal, Konsultan Dadang Heru, unsur Balai Wilayah Sungai Sulawesi Satu Janeny Mamoto, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Provinsi Sulawesi Utara Reynaldo Poli, serta unsur terkait lainnya.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com