Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

Bencana dan Musibah

Polda Imbau Warga Waspadai Hoaks Terkait Erupsi Gunung Soputan

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com Gunung Soputan di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut) mengalami erupsi, Rabu (3/10/2018).

Informasi diperoleh dari Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Soputan menyebutkan, sekitar pukul 10.44 Wita, tinggi kolom abu mencapai kurang lebih 4.000 meter di atas puncak.

Sayangnya, ada pihak-pihak yang menyebarkan foto, video maupun informasi hoaks terkait kejadian ini. Sedikitnya, ada 3 foto dan 2 video hoaks yang beredar di media sosial, beberapa saat usai kejadian.

Foto dan video yang beredar sontak membuat masyarakat resah, terlebih bagi yang tinggal di sekitar lokasi. Di mana digambarkan situasi yang mencekam, seperti adanya lava, lahar dan letusan yang dahsyat serta adanya sejumlah orang yang dievakuasi.  Hal ini bertolak belakang dengan fakta yang terjadi.

Terkait hal tersebut,  Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo menegaskan, gambar dan video tersebut hoax.

“Gunung Soputan bukan meletus tapi erupsi,” ujarnya, Rabu siang.

Dia menambahkan bahwa, letusan parah dalam foto dan video tersebut terjadi di luar negeri.

“Itu foto dan video gunung meletus di Guatemala,” kata Tompo.

Dia pun mengimbau warga di sekitar Gunung Soputan agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Dan kepada warga lainnya diminta tidak turut menyebarkan informasi hoaks,” tandasnya.

 

Peliput : Gary Kaligis

Editor : Christo Senduk

Bencana dan Musibah

Sempat mati mesin, kapal penangkap ikan diselamatkan Basarnas Manado

Published

on

Foto: Basarnas Manado

MANADO, ZONAUTARA.comBoat rescue KN Bimasena dari Kantor Basarnas Manado melakukan operasi pencarian terhadap kapal penangkap ikan KM Norsledi Bahari.

Kapal berawak 25 orang itu sebelumnya dilaporkan mengalami mati mesin, Selasa (7/5/2019) tengah malam. Informasi kehilangan itu masuk ke Kantor Basarnas Manado pada Rabu (8/5) pukul 02.20 WITA.

KN Bimasena kemudian bertolak dari Dermaga Munte, Likupang, Minahasa Utara melakukan pencarian di lokasi perairan laut Sulawesi Utara pada koordinat seperti yang dilaporkan.

Posisi terakhir kapal ikan yang mengalami musibah tersebut berada pada 13 nautical mile (NM) arah timur laut dari Tanjung Batu Kapal, pulau Lembeh, Bitung. Kapal kala itu dalam perjalanan dari pulau Biaro, Sitaro menuju Bitung.

Setelah melakukan upaya pencarian, rescuer Basarnas Manado kemudian menemukan kapal penangkap ikan dengan panjang 30 meter itu pada posisi 39 derajat dari Pelabuhan Bitung pada jarak 25 NM.

Sewaktu ditemukan, KM Norsledi Bahari bersama KN Sinar Bahari II. Kapal yang mengalami mati mesin itu kemudian ditarik menuju Bitung.

“Kapal sudah berhasil diselamatkan, dan semua anak buah kapal dalam keadaan selamat,” ujar Kepala Kantor Basarnas Manado, Gede Darmada, Rabu (8/5).

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending