Connect with us

ZONA TERKINI

Uskup Manado Rolly Untu Kunjungi Para Korban Bencana di Palu

Published

on

SULTENG, ZONAUTARA.com Uskup Keuskupan Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, mengunjungi para korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (11/10/2018).

Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Manado Pastor Steven Lalu mengatakan, Uskup Untu menjumpai para korban bencana di Palu, setelah selesai melakukan kunjungan pastoral di Kevikepan Luwuk-Banggai.

Saat tiba di Palu, Uskup pertama-tama berkunjung ke Posko Santo Paulus, di Gereja Katolik Paroki Santo Paulus Palu.

Uskup pun kemudian melanjutkan kunjungan ke Gereja Sidera dan beberapa lokasi yang tertimpa bencana.

Dalam kunjungan itu pun, Uskup memimpin perayaan ekaristi di halaman Gereja Santa Maria Palu, yang dilanjutkan dengan makan bersama umat yang mengungsi di Posko Santa Maria Palu.

“Saat berjumpa dengan para korban bencana, Bapa Uskup mengungkapkan cinta kasih pastoralnya dan menguatkan hati umat. Bapa Uskup juga memberi semangat kepada para relawan yang dipimpin Pastor Joy Derry dan para Pastor di Kevikepan Palu,” ungkap Pastor Steven.

Editor : Christo Senduk

Bencana dan Musibah

Tiga nelayan asal Lembeh hilang di perairan Belang

Published

on

MITRA, ZONAUTARA.com Tiga orang nelayan asal Pulau Lembeh dilaporkan hilang di perairan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Ketiga korban yang dilaporkan hilang tersebut, yakni Jumaat Panura (45), Sopkia Sumihi (40) dan Reumer Pandensolang (60).

Laporan hilangnya ketiga korban tersebut diterima Basarnas Manado, pada Kamis (11/7/2019).

Para nelayan tersebut dilaporkan pergi melaut sejak Senin (8/7), dengan menggunakan ponton rakit di tempat mereka biasa memancing.

Namun, pada Rabu (10/7), saksi yang merupakan tetangga korban menuturkan, dirinya melihat perahu terikat pada rakit, namun korban sudah tidak berada di atas rakit. Hingga saat ini, para korban belum kembali ke rumah.

Kepala Kantor Basarnas Manado Gede Darmada mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Patroli (Satrol) TNI AL untuk membantu pencarian tiga nelayan tersebut.

Menurut dia, Satrol TNI AL menggerakan satu kapal yang dinahkodai Lettu Laut (P) Irwansyah, telah bersama-sama dengan anggota Basarnas melaksanakan pencarian.

“Saat ini, Pos Sar Amurang sudah bergerak melaksanakan pencarian bersama Tim SAR Gabungan, dengan unsur potensi yang terlibat TNI AL, Polair Ratahan, masyarakat serta keluarga korban. Namun masih belum adanya penemuan tanda-tanda korban,” ujarnya.

Di hari ke-2, Tim Rescue masih melanjutkan pencarian dengan menggunakan truk dan Rubber boat Basarnas, speedboat Polair dan kapal TNI AL Tedong Naga.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com