Connect with us

Zona Tomohon

Senator SBAN Liow Diskusi Soal Kerukunan Bersama Forum Pelita Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Stefanus BAN Liow berdiskusi sekaligus menyerap aspirasi dengan Forum Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kota Tomohon, di Secret7 Lansot, Selasa (30/10/2018).

Pertemuan Senator asal Sulut bersama pemuda dari semua latar belakang agama yang ada di Kota Tomohon ini pun membahas soal kondisi kepemudaan, khususnya di Kota Tomohon.

Liow mengungkapkan, pihaknya mendapatkan banyak masukan soal kepemudaan dan kerukunan.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran Forum Pelita Kota Tomohon ini sebagai upaya untuk menjaga kerukunan di Kota Tomohon ini,” ungkap Ketua P/KB Wilayah Tomohon Empat ini.

Menurut Liow, ada banyak aspirasi, khususnya soal kerukunan yang diusulkan oleh Forum Pelita ini.

“Salah satu yang mereka aspirasikan soal RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Mereka bahkan memberikan pernyataan sikap atas RUU tersebut,” katanya.

Liow menambahkan, Forum Pelita Tomohon juga memberikan masukan soal upaya-upaya dalam menjaga toleransi dan kerukunan dari kalangan pemuda.

Liow pun berjanji akan membawa aspirasi tersebut dalam sidang paripurna yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Ketua Forum Pelita Kota Tomohon Toar Pangkey mengapresiasi kehadiran Senator Stefanus Liow tersebut.

“Mudah-mudahan aspirasi yang kami sampaikan melalui Senator Stefanus BAN Liow ini bisa diakomodir oleh Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

 

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Kejari Tomohon ‘sumbang’ Rp700 juta ke kas negara

Published

on

Kasi Pidsus Kejari Tomohon Arthur Piri saat mengeksekusi uang denda dari salah satu terpidana korupsi. (Foto: Kejari Tomohon)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Penegakan hukum terhadap perbuatan tindak pidana korupsi gencar dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon. Tak sedikit kasus rasuah tersebut yang kini telah selesai diusut oleh korps Adyhaksa ini dan memiliki kekuatan tetap.

Bahkan, selang Januari hingga Juli 2019, korps yang dipimpin Edy Winarko ini pun telah berhasil melakukan eksekusi terhadap uang denda dari para terpidana yang perkaranya telah memiliki kekuatan hukum tetap alias incracht.

Totalnya pun tak tanggung-tanggung. Ada sebanyak Rp700 juta yang telah dieksekusi dari para terpidana. Uang denda tersebut telah disetor ke kas negara.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Edy Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Arthur Piri.

“Kejaksaan Negeri Tomohon selama Januari sampai dengan Juli 2019 telah melaksanakan eksekusi uang denda terkait dengan penanganan perkara tindak pidana korupsi yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dengan total sebesar Rp700 juta, yang diterima dari keluarga terpidana,” ujar Piri, Senin (8/7/2019).

Menurut dia, para terpidana yang telah membayar uang denda tersebut pun telah terbebas dari hukuman tambahan sebagaimana putusan akhir dari Majelis Hakim.

Pihaknya pun mengapresiasi para terpidana yang telah menaati putusan pengadilan dengan membayar denda sebagai akibat dari perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan.

“Kami berharap, para terpidana korupsi lainnya juga bisa menaati putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap,” pungkasnya.

Diketahui, eksekusi uang denda ini pun menjadii prestasi bagi Kejari Tomohon. Pasalnya, Kejari Tomohon telah menjadi penyumbang bagi keuangan negara, karena uang denda tersebut menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Berikuti daftar eksekusi uang denda oleh Kejari Tomohon :

  1. Kamis, 10 Januari 2019, dari terpidana Ricky Pontoh, Rp50.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 114 K/Pid.Sus/2014 tanggal 10 Juli 2014.
  2. Kamis, 10 Januari 2019, dari terpidana Sumardikun, Rp50.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 288 K/Pid.Sus/2014 tanggal 6 Oktober 2014.
  3. Rabu, 29 Mei 2019, dari terpidana Piet Hein Wongkar, Rp200.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 1857 K/Pid.Sus/2015 tanggal 25 April 2016.
  4. Rabu, 26 Juni 2019, dari terpidana Ferry Welly Muaja, jumlah Rp200.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 1857 K/Pid.Sus/2015 tanggal 25 April 2016.
  5. Senin, 1 Juli 2019, dari terpidana Altje Lumi, jumlah Rp200.000.000, dengan Putusan Kasasi Nomor : 1857 K/Pid.Sus/2015 tanggal 25 April 2016.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com