ZONAUTARA.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Minahasa sukses menggelar Pendidikan Kader Lanjut (PKL) pada 14-17 Desember 2025 bertempat di Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut).
Secara umum, PKL bertujuan membentuk kader mujtahid, yakni pelopor, pembaharu atau kreator organisasi dengan sasaran mempersiapkan kader yang dapat menjamin kelangsungan organisasi sekaligus mencapai target-target gerakan PMII atas potensi ruang kewilayahan yag menjadi tempat aktualisasi dirinya.

Secara khusus, PKL bertujuan mengembangkan dan mematangkan kapasitas kader pasca Pendidikan Kader Dasar (PKD), pemantapan pemahaman konseptual strategis Aswaja atas sebagai manhaj al-fikr, dan Nilai Dasar Pergerakan (NDP), serta meneguhkan orientasi diri kader dalam menentukan ruang gerak.
Dalam konteks internal, PKL bertajuk Kaderisasi Berkelanjutan: Menyemai Gerakan Strategis dalam Dinamika Kepemimpinan Zaman yang digelar PMII Cabang Minahasa merupakan upaya mendorong terbentuknya pola kaderisasi yang sistematis dan berkelanjutan.
Adapun peserta yang mengikuti PKL berjumlah 14 orang, dengan komposisi 8 peserta dari PMII Cabang Minahasa, sedang sisanya dari PMII Cabang Manado. Para peserta merupakan kader yang telah lulus PKD dan memenuhi syarat administratif sesuai Peraturan Organisasi Kaderisasi PMII.
Sekretaris Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sulut, Fikri Mamonto menyampaikan, ini merupakan kali kedua PMII Cabang Minahasa menggelar PKL.
“Ini merupakan bagian dari memperkuat sumber daya manusia dan kepemimpinan yang baru di PMII, khususnya PMII yang ada di Sulut,” ucapnya kepada Zonautara.com, Kamis (18/12/2025).

Ia berharap, para peserta yang telah dinyatakan lulus PKL dan resmi menyandang gelar Kader Mujtahid mampu menjadi motor penggerak organisasi.
“Artinya mampu menjadi pelopor serta memiliki daya pikir yang kritis, visioner, inovatif dan kreatif untuk siap menggerakkan perubahan organisasi,” tambahnya.
Senada, Ketua PMII Cabang Minahasa, Rusli Umaternate menyampaikan, kaderisasi yang digelar pihaknya merupakan sebuah upaya untuk senantiasa membentuk kader yang militan dalam berbagai gerakan, baik di tingkal lokal, regional, maupun nasional.
“Ini merupakan bagian dari proses regenerasi,” singkatnya.
PKL yang digelar selama empat hari tersebut menghadirkan narasumber nasional, di antaranya Muhamad Arifin Zaenal (TA Bawaslu RI, Ketua PMII Cabang Minahasa masa khidmat 2011-2013), Muhamad Isa Ramadan (Dosen UNIMA, Ketua PMII Cabang Minahasa masa khidmat 2009-2011), Munandar Nugraha (Ketua Kaderisasi PB PMII masa khidmat 2014-2016), Taufik Bilfaqih (Mantan Ketua PMII Cabang Samarinda), dan Hisbullah Albarzanji (Ketua PMII Cabang Minahasa masa khidmat 2015-2017).


