Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Truk Akan Dipasangi Black Box

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Pemerintah sedang berencana untuk memasangi kendaraan angkutan penumpang maupun angkutan barang dengan teknologi global positioning system dan black box (kotak hitam).

Direktur Angkutan dan Multimoda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani menjelaskan, bahwa tujuan dari rencana ini adalah untuk mencegah kecelakaan.

“Agar pengusaha tahu juga ulah pengemudi, cara dia mengendarai kendaraan tersebut, ngebut atau nggak dan lainnya,” ujar Ahmad Yani sebagaimana dinukil dari viva.co.id.

Sebagai rencana awal, kotak hitam akan dipasang pada angkutan besar, yakni truk dan bus. Belum jelas kapan rencana itu akan direalisasikan.

Black box di kenderaan angkutan darat sebenarnya sudah mulai diterapkan. Perangkat yang disebut Daynafleet menjadi salah satu teknologi unggulan Volvo Truck Indonesia (VTI).

Perangkat ini berguna untuk mengukur keakuratan efesiensi bahan bakar. Perangkat ini juga dilengkapi dengan fitur beragam yang berfungsi layaknya black box dalam pesawat.

Dikutip dari Kompas.com, Head of Marketing VTI, Bagus Pranoto menjelaskan bahwa Daynafleet juga berguna untuk memantau semua aktifitas pengendara selama mengemudikan truk.

“Dengan Daynafleet kita bisa melihat data, bahkan menarik data tersebut. Mulai dari bahan bakar, GPS untuk mengetahui posisi truk, semua akan terekam,” ucap Bagus.

 

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ekonomi dan Bisnis

Kenaikan cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2019 setara biaya impor 7,1 bulan

Published

on

zonasulut.com

ZONAUTARA.com – Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2019 meningkat. Bank Indonesia (BI) merilis kenaikan cadangan devisa pada akhir Juni 2019 menohok ke posisi 123,8 miliar dolar AS. Jumlah itu terhitung meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Mei 2019 yang sebesar 120,3 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,1 bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” kata Onny melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (05/07/2019).

Dikatakannya, peningkatan cadangan devisa pada Juni 2019 terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas dan valas lainnya, serta penarikan utang luar negeri pemerintah.

“Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik,” jelasnya.

Editor: Rahadih Gedoan

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com