Connect with us

Zona Tomohon

Pekan depan, dua Anggota DPRD Tomohon di-PAW

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Proses Pengganti Antar Waktu (PAW) terhadap dua Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon non aktif yang mengundurkan diri, yakni Jimmy Wewengkang dan Cherly Mantiri dipastikan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Pasalnya, Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) tentang peresmian pemberhentian dan peresmian PAW terhadap kedua legislator nonaktif yang mengundurkan diri karena pindah partai tersebut telah diterima pimpinan DPRD Tomohon.

Ketua DPRD Tomohon Miky Wenur tak menampik hal tersebut. Wenur mengatakan, pihaknya telah menerima SK Gubernur Sulut soal peresmian pemberhentian dan pengangkatan PAW Wewengkang dan Mantiri itu.

“Kami sudah mengagendakan peresmian PAW anggota DPRD. Rencananya akan dilaksanakan di antara tanggal 19 atau 21 (November),” ujar Wenur, Jumat (15/11/2018).

Wenur memastikan, pihaknya sudah siap melakukan peresmian PAW kedua anggota DPRD tersebut yang merupakan tindak lanjut dari SK Gubernur Sulut.

Diketahui, berdasarkan SK Gubernur Nomor 447 Tahun 2018, Cherly Mantiri yang dulunya duduk sebagai anggota DPRD dari Partai Hanura daerah pemilihan (dapil) satu dan kini pindah ke Partai Nasdem dalam rangka pencalonannya di Pemilu 2019 pun akan digantikan oleh Stanly Ridelson Wuwung.

Sementara, untuk Jimmy Wewengkang yang terpilih sebagai anggota DPRD Tomohon dari Partai Demokrat daerah pemilihan (dapil) dua, berdasarkan SK Gubernur Nomor 448 Tahun 2018 kini akan digantikan oleh Janny Ruddy Watulangkow.

Wewengkang pun diketahui saat ini maju kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD pada Pemilu 2019 dari Partai Golkar dapil dua.

 

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Dikbud Tomohon kembangkan kurikulum PAUD

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah (Dikbud) mulai mengembangkan kurikulum, bahan ajar dan model pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Hal tersebut pun akan berlangsung sejak Rabu hingga Jumat (10-12/7/2019), di AAB Guest House Matani.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman melalui Asisten Kesejahteraan Rakyat O D S Mandagi saat menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, kurikulum merupakan seperangkat rencana dan sebuah pengaturan berkaitan dengan tujuan, isi, bahan ajar dan cara yang digunakan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran.

Tujuannya, kata dia, untuk mencapai sebuah tujuan pendidikan nasional  berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 20 tahun 2003.

“Guru harus memahami hal yang sangat mendasar dari kurikulum dan pengembangannya. Sehingga, guru mempunyai tanggung jawab terhadap tercapainya tujuan kurikulum. Guru juga harus mengembangkan bahan ajar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Kota Tomohon Juliana Dolvien Karwur mengatakan, tujuan kurikulum anak usia dini di Indonesia adalah membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap pengetahuan, ketrampilan dan kreatifitas yang diperlukan oleh anak untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan pada tahapan berikutnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com