Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONAPEDIA

Tiru WhatsApp, pesan di Facebook Messenger sudah bisa ditarik kembali

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Facebook kembali meniru fitur yang ada di aplikasi lain. Kali ini Facebook menambahkan fitur menarik kembali pesan yang terkirim di aplikasi Messengernya.

Dikutip dari DailySocial.id, Facebook sudah mengonfirmasi secara resmi persiapan peluncuran fitur yang memungkinkan pengguna untuk menarik kembali pesan yang sudah dikirimkan itu.

Laporan Techcrunch telah menemukan fitur tersebut sudah bisa digunakan di beberapa negara seperti di Bolivia, Kolombia, Lithuania dan Polandia.

Messenger yang sudah bisa menarik pesan itu, akan dilengkapi dengan label Remove for Everyone. Saat opsi ini digunakan maka pesan yang sudah dikirim bisa dihapus secara permanen dari percakapan penerima dan pengirim.

Facebook mematok limit waktu selama 10 menit agar sebuah pesan bisa dihapus kembali. Lewat dari tenggat waktu itu, pengirim sudah tidak bisa menghapus pesannya.

Dalam laporan Techcrunch, Facebook tengah memikirkan bagaimana fitur tersebut tidak disalahgunakan oleh pengguna, misalnya menghapus ujaran kebencian dan bully.

Sebab pelaku bisa memanfaatkan fitur tersebut untuk menghilangkan jejak dan menghindari tuntutan hukum.

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Permainan Anak Tradisional

Ceklen – Seri permainan anak tradisional Sulawesi Utara

Published

on

ZONAUTARA.com – Setiap daerah di Nusantara punya kekayaan tradisi dan budaya. Termasuk kekayaan dalam permainan anak yang lahir dari kekhasan daerah dan ciri masyarakatnya.

Begitu pula dengan Sulawesi Utara sebagai tempat berdiamnya beberapa etnis asli seperti etnis Sangihe Talaud, etnis Minahasa, dan etnis Bolaang Mongonoduw.

Wilayah ini punya beberapa jenis permainan anak tradisional, yang walaupun dalam beberapa hal mirip dengan daerah lain di Nusantara.

Kemajuan teknologi dan modernisasi memang telah meminggirkan permainan anak tradisional dan menggantinya dengan permainan elektronik. Padahal permainan anak tradisional sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan budi pekerti serta tumbuh kembang anak.

Zonautara.com mencoba merangkum berbagai permainan anak tradisional tersebut dalam Liputan Khas Seri Permainan Anak Tradisional Sulawesi Utara, yang diturunkan secara berseri lengkap dengan videonya.

Ceklen

Permainan ceklen atau juga biasa disebut bekel biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Permainan ini dikenal hampir di seluruh wilayah Indonesia, dengan nama yang berbeda-beda.

Anak-anak yang terdiri dari 2 hingga 5 orang anak, akan menggunakan biji bia, atau rumah kerang berukuran kecil.

Ada sebanyak 4, 6 hingga 8 biji bia yang digunakan, sesuai kesepakatan anak-anak yang terlibat dalam permainan.

Anak-anak akan duduk di lantai sambil bersila memainkan bola dan bia. Sebelum bermain, anak-anak harus melakukan “hum-pim-pah” atau suten untuk mencari siapa yang akan memulai permainan, berturut-turut sebanyak jumlah yang ikut bermain.

Tumbu tumbu blanga – Seri permainan anak tradisional Sulawesi Utara

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending