Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

Bencana dan Musibah

Longsor di Kinilow, hati-hati bagi pejalan

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Longsor kembali terjadi di daerah Kinilow dan menganggu kendaraan yang melintas di jalur Tomohon – Manado.

Beberapa warganet memberikan informasi terkait longsor ini.

“Sekedar informasi, jalan raya Tomohon-Manado saat ini lagi longsor, tepatnya di ujung Kinilow,” tulis Heppy Sumolang di timeline Facebooknya.

Hampir seluruh wilayah di Sulawesi Utara sejak Senin (17/12/2018) pagi diguyur hujan. Hujan dengan intensitas cukup tinggi masih terus turun hingga menjelang malam.

Account Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mempsoting tentang peringatan dini cuaca buruk di Sulawesi Utara.

Dari laman bmkg.go.id diingatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada pukul 18.00 Wita di wilayah, Minahasa Selatan, Kotamobagu, Bolmong, Bolmong Timur, Bolmong Utara, Bolmong Selatan Kep. Sitaro, Kep. Sangihe, Kep. Talaud dan sekitarnya. Serta dapat meluas ke wilayah Manado, Tomohon, Bitung, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 21.00 Wita.

Kota Manado merupakan salah satu wilayah yang rawan banjir jika hujan terus turun sepanjang hari.

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bencana dan Musibah

Sempat mati mesin, kapal penangkap ikan diselamatkan Basarnas Manado

Published

on

Foto: Basarnas Manado

MANADO, ZONAUTARA.comBoat rescue KN Bimasena dari Kantor Basarnas Manado melakukan operasi pencarian terhadap kapal penangkap ikan KM Norsledi Bahari.

Kapal berawak 25 orang itu sebelumnya dilaporkan mengalami mati mesin, Selasa (7/5/2019) tengah malam. Informasi kehilangan itu masuk ke Kantor Basarnas Manado pada Rabu (8/5) pukul 02.20 WITA.

KN Bimasena kemudian bertolak dari Dermaga Munte, Likupang, Minahasa Utara melakukan pencarian di lokasi perairan laut Sulawesi Utara pada koordinat seperti yang dilaporkan.

Posisi terakhir kapal ikan yang mengalami musibah tersebut berada pada 13 nautical mile (NM) arah timur laut dari Tanjung Batu Kapal, pulau Lembeh, Bitung. Kapal kala itu dalam perjalanan dari pulau Biaro, Sitaro menuju Bitung.

Setelah melakukan upaya pencarian, rescuer Basarnas Manado kemudian menemukan kapal penangkap ikan dengan panjang 30 meter itu pada posisi 39 derajat dari Pelabuhan Bitung pada jarak 25 NM.

Sewaktu ditemukan, KM Norsledi Bahari bersama KN Sinar Bahari II. Kapal yang mengalami mati mesin itu kemudian ditarik menuju Bitung.

“Kapal sudah berhasil diselamatkan, dan semua anak buah kapal dalam keadaan selamat,” ujar Kepala Kantor Basarnas Manado, Gede Darmada, Rabu (8/5).

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending