Connect with us

Bencana dan Musibah

Soputan status Awas, Lokon dan Karangetang status Waspada

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Tiga gunung berapi di Sulawesi Utara dalam status diatas normal, sebagaimana dikutip dari website vsi.esdm.go.id.

Ketiga gunung itu adalah Gunung Api Soputan di Minahasa Tenggara, Gunung Api Lokon di Tomohon dan Gunung Api Karangetang di Sitaro.

Soputan yang baru saja erupsi pada pekan lalu hingga saat ini masih berstatus Siaga. Sementara Lokon dan Karangetang dalam status waspada.

Karangetang yang berada di pulau Siau, dari laporan beberapa warga terus menunjukkan aktifitas vulkanis. Gunung yang menjadi ikon pulau Siau ini terlihat mengeluarkan awan tebal dari kawahnya.

Sementara Soputan yang erupsi pada 16 Desember lalu, melontarkan kolom abu hingga lebih dari 7500 meter.

Sebanyak enam kecamatan di Minahasa Tenggara terdampak hujan debu vulkanik. Beruntung aktifitas vulkanik Soputan segera mereda.

Di Tomohon, walau Lokon tidak teramati adanya erupsi, namun status gunung ini tetap dalam Level II Waspada.

Warga yang tinggal berdekatan dengan kawah ketiga gunung ini, sebaiknya berhati-hati dan membatasi diri untuk tidak beraktifitas dalam radius yang dilarang.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

Bencana dan Musibah

Basarnas Manado selamatkan dua pendaki di Gunung Awu

Published

on

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua pendaki yang tersesat di Gunung Awu. (Foto: Humas Basarnas Manado)

TAHUNA, ZONAUTARA.comTim SAR Gabungan berhasil menemukan dan menyelamatkan dua orang pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Awu, sekitar pukul 03.45 WITA, Selasa (1/6/2020).

Kedua pendaki yang ditemukan dalam kondisi selamat tersebut, yakni Hermanto Mahonis (32) dan Randy Mandalurang (16), keduanya warga di Desa Mala, Tahuna, Kabupaten Sangihe.

Penyelamatan tersebut pun berawal saat Basarnas Manado menerima laporan kondisi membahayakan jiwa manusia, yakni dua orang pendaki yang tersesat di Gunung Awu pukul 20.45 WITA, Senin (1/6/2020).

Sementara, kedua pendaki tersebut dilaporkan mendaki Gunung Awu sekitar pukul 04.30 WITA, mereka menuju Gunung Awu dengan maksud membuat jalur program Majelis Tua-Tua Kampung (MTK).

Namun, pada pukul 19.00 WITA, salah satu pendaki menghubungi istrinya dan mengabarkan bahwa mereka tersesat pada saat menuruni gunung.

Sekitar pukul 21.00 WITA, Tim Rescue Pos SAR Tahuna langsung menuju lokasi titik koordinat yang diberikan korban melalui telepon selulernya.

Kedua korban akhirnya berhasil ditemukan pada Selasa dini hari dengan kondisi selamat yang selanjutnya dievakuasi ke Desa Mala dan diserahkan ke pihak keluarga.

Kepala Basarnas Manado Suhri Sinaga pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut terlibat dalam pencarian tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang turut membantu dalam proses pencarian hingga korban bisa ditemukan,” ujarnya.

“Dengan selesainya proses evakuasi, maka operasi SAR kondisi membahayakan jiwa manusia dua orang pendaki Gunung Awu ditutup dengan hasil dua orang selamat,” pungkas Sinaga.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com