Connect with us

Bencana dan Musibah

Soputan status Awas, Lokon dan Karangetang status Waspada

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Tiga gunung berapi di Sulawesi Utara dalam status diatas normal, sebagaimana dikutip dari website vsi.esdm.go.id.

Ketiga gunung itu adalah Gunung Api Soputan di Minahasa Tenggara, Gunung Api Lokon di Tomohon dan Gunung Api Karangetang di Sitaro.

Soputan yang baru saja erupsi pada pekan lalu hingga saat ini masih berstatus Siaga. Sementara Lokon dan Karangetang dalam status waspada.

Karangetang yang berada di pulau Siau, dari laporan beberapa warga terus menunjukkan aktifitas vulkanis. Gunung yang menjadi ikon pulau Siau ini terlihat mengeluarkan awan tebal dari kawahnya.

Sementara Soputan yang erupsi pada 16 Desember lalu, melontarkan kolom abu hingga lebih dari 7500 meter.

Sebanyak enam kecamatan di Minahasa Tenggara terdampak hujan debu vulkanik. Beruntung aktifitas vulkanik Soputan segera mereda.

Di Tomohon, walau Lokon tidak teramati adanya erupsi, namun status gunung ini tetap dalam Level II Waspada.

Warga yang tinggal berdekatan dengan kawah ketiga gunung ini, sebaiknya berhati-hati dan membatasi diri untuk tidak beraktifitas dalam radius yang dilarang.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bencana dan Musibah

Sempat mati mesin, kapal penangkap ikan diselamatkan Basarnas Manado

Published

on

Foto: Basarnas Manado

MANADO, ZONAUTARA.comBoat rescue KN Bimasena dari Kantor Basarnas Manado melakukan operasi pencarian terhadap kapal penangkap ikan KM Norsledi Bahari.

Kapal berawak 25 orang itu sebelumnya dilaporkan mengalami mati mesin, Selasa (7/5/2019) tengah malam. Informasi kehilangan itu masuk ke Kantor Basarnas Manado pada Rabu (8/5) pukul 02.20 WITA.

KN Bimasena kemudian bertolak dari Dermaga Munte, Likupang, Minahasa Utara melakukan pencarian di lokasi perairan laut Sulawesi Utara pada koordinat seperti yang dilaporkan.

Posisi terakhir kapal ikan yang mengalami musibah tersebut berada pada 13 nautical mile (NM) arah timur laut dari Tanjung Batu Kapal, pulau Lembeh, Bitung. Kapal kala itu dalam perjalanan dari pulau Biaro, Sitaro menuju Bitung.

Setelah melakukan upaya pencarian, rescuer Basarnas Manado kemudian menemukan kapal penangkap ikan dengan panjang 30 meter itu pada posisi 39 derajat dari Pelabuhan Bitung pada jarak 25 NM.

Sewaktu ditemukan, KM Norsledi Bahari bersama KN Sinar Bahari II. Kapal yang mengalami mati mesin itu kemudian ditarik menuju Bitung.

“Kapal sudah berhasil diselamatkan, dan semua anak buah kapal dalam keadaan selamat,” ujar Kepala Kantor Basarnas Manado, Gede Darmada, Rabu (8/5).

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement

Trending