Connect with us

Hukum dan Kriminal

Dua artis tertangkap tangan saat layani prostitusi online

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Dua artis dengan inisial VA dan FA diciduk tim dari Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur dari kamar hotel. Kedua artis itu diduga terkait praktik prostitusi online.

VA dan FA tertangkap tangan dengan pria yang bukan pasangan resmi mereka di kamar hotel yang berbeda. VA masih berusia 27 tahun.

Baik VA dan FA adalah artis asal jakarta yang pernah memerankan lakon FTV.

Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara Syarifuddin membenarkan bahwa anggotanya mengungkap kasus prostitusi online.

“Iya benar kasus prostitusi online melibatkan artis,” ungkapnya di Mapolda Jatim, Sabtu (5/1/2019), sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Arman mengatakan, prostitusi online ini terbongkar saat yang bersangkutan di Surabaya.

“Kejadiannya di salah satu hotel di Surabaya,” ujar Arman.

Hingga kini polisi masih mengembangkan kasus ini. Diduga praktik terselubung ini melibatkan banyak artis lainnya.

Selain kedua artis, satu orang sudah ditetapkaan sebagai tersangka.

“Dari lokasi kami amankan empat saksi korban dan satu tersangka (mucikari),” ujar Arman, dinukil dari cumicumi.com.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hukum dan Kriminal

Pangdam XIII/Merdeka sambut Satgas Yonif 711 dari penugasan di Maluku dan Maluku Utara

Published

on

Foto: Pengdam XIII/Merdeka

MANADO, ZONAUTARA.com – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang menyambut kedatangan Satuan Tugas (Satgas) Yonif 711/Raksatama dari penugasan di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Penyambutan itu dilakukan di Pelabuhan Pantoloan, Palu, Senin (10/6/2019).

Aritonang dalam sambutannya mengatakan bahwa berdasarkan laporan, Yonif 711/Raksatama telah mengemban tugas negara tersebut dengan baik. Hal itu dapat dicapai berkat kedisiplinan, dedikasi dan semangat juang yang tinggi.

“Pelaksanaan tugas operasi dalam rangka mengamankan daerah  rawan di Maluku dan Maluku Utara selama kurang lebih sembilan bulan tentunya telah memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para anggota Satgas,” ujar Aritonang.

Dengan selesainya penugasan ini, Aritonang memerintahkan kepada segenap unsur pimpinan Yonif 711/Raksatama agar segera melaksanakan konsolidasi.

“Periksa kembali kondisi kesehatan seluruh anggota dan yakinkan semua dalam keadaan sehat serta adakan pengecekan kembali semua material yang telah digunakan, baik senjata, munisi maupun perlengkapan lainnya seteliti dan secermat mungkin. Kebanggaan dan keberhasilan yang telah kalian capai hendaknya dapat dijadikan sebagai motivasi dan kepercayaan diri dalam pelaksanaan tugas di masa mendatang,” kata Aritonang.

Hadir dalam kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Tengah beserta Forkopimda, Kapolda Sulawesi Tengah beserta jajaran; Danrem 132/Tadulako, Danlanal Palu dan Kaden AU Palu;  Walikota Palu beserta Forkopimda; Para Asisten dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka; Danbrigif 22/Otamanasa; Komandan KRI Teluk Bintuni 520;  Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka beserta para Pengurus; Perwira, Bintara dan Tamtama Yonif 711/Raksatama.

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com