Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

Serba Serbi

9 tanda hubungan anda sebenarnya berakhir

Published

on

ZONAUTARA.com – Terkadang sulit menemukan tanda-tanda bahwa hubungan Anda mungkin sudah berakhir. Atau mungkin Anda sering merenungkan bagaimana akhir dari hubungan Anda, atau mungkin Anda mendapati diri Anda dalam penolakan yang menjadikan Anda di kesampingkan. Berikut adalah sembilan tanda hubungan Anda sedang menuju kehancuran.

  1. Diskusi berubah menjadi argumen

Pada awal hubungan, Anda mungkin menahan diri ketika berbicara tentang pikiran Anda, karena selama diskusi itu bisa dengan cepat berubah menjadi pertengkaran. Namun sekarang, Anda mendapati diri Anda melepaskan opini pada setiap kesempatan yang Anda dapatkan dan membuat pasangan Anda membencinya. Atau, lawan bicara Anda yang dulu menyenangkan mulai menyerang secara tak terduga dan bahkan percakapan yang paling biasa pun berubah menjadi pertarungan yang menderu.

2. Kepercayaan telah runtuh

Mungkin ada suatu hari ketika pasangan Anda tidak menjawab telepon, atau mungkin mereka tidak lagi membiarkan Anda menggunakan laptopnya. Apa pun yang memulainya, kepercayaan itu hilang dan sangat sulit untuk kembali. Namun, jika tidak ada kepercayaan lagi maka benar-benar hubungan Anda sudah pasti akan rumit.

3. Anda sudah mulai saling menghindari

Ini mungkin tampak aneh, tetapi jika Anda sudah mulai memilih menghabiskan malam dengan hal lain atau memilih bersantai tanpa pasangan Anda, itu mungkin merupakan pertanda bahwa hubungan Anda sedang menuju kehancuran. Bahkan secara tidak sadar jika Anda membuat keputusan halus untuk menghindari pasangan Anda, Anda perlu menyadari bahwa mungkin di dalam hati Anda tidak lagi ada dia.

4. Anda tidak ingin bersamanya lagi

Banyak orang cenderung tetap menjalin hubungan meskipun mereka sebenarnya tidak menginginkannya. Mungkin mereka merasa nyaman, terjebak atau tidak yakin bagaimana sebenarnya putus dengan pasangannya. Baiknya, jika Anda mulai memiliki firasat bahwa Anda tidak ingin bersama mereka lagi. Ini akan menyelamatkan kalian berdua dari sakit hati berkepanjangan.

zonautara.com
Oleksandr Pidvalnyi at Pexels

5. Dia membuat Anda bosan atau Anda membuatnya bosan

Ini sebenarnya bisa menjadi salah satu tanda yang kuat hubungan Anda menuju kegagalan. Jika Anda mulai mengenang betapa menyenangkannya hari-hari lajang Anda dibandingkan dengan berada dalam hubungan yang berkomitmen, dan hal-hal terlihat tidak tampak hebat lagi jika bersama pasangan Anda. Bahkan anda lebih menginginkan untuk menghabiskan malam yang luar biasa dengan teman-teman Anda dibandingakan dengan pasangan anda. Ya, itu Pertanda pasti, bahwa Anda harus berbicara dengan pasangan anda mengenai hubungan kalian.

6. Anda menghindari untuk membuat rencana masa depan

Jika Anda merasa tidak nyaman saat melakukan perencanaan bersama pasangan Anda, bisa jadi Anda termasuk orang yang takut berkomitmen atau mungkin karena Anda memang tidak ingin berkomitmen pada orang itu secara khusus.

7. Kasih sayang mereka mematikan Anda

Pasangan Anda pergi untuk mencium Anda dan tanpa memikirkannya, Anda menarik diri. Mengapa? Anda mungkin sedang tidak mood saat itu atau itu bisa juga berarti sesuatu yang jauh lebih serius. Jika menunjukkan sedikit kasih sayang pada pasangan Anda membuat perut Anda berputar, sekarang saatnya untuk berpikir tentang hubungan kalian.

8. Selingkuh

Jika seseorang dalam suatu hubungan telah melakukan pengkhianatan, akan sangat sulit untuk kembali ke kebahagiaan. Bukan saja kepercayaan yang hancur tetapi lebih buruk dari itu, saat pasangan Anda berbuat yang diketahuinya akan menyakiti Anda, dengan kata lain sengaja. Sedih untuk mengatakannya, tetapi kecil kemungkinan hubungan dapat diperbaiki setelah Anda atau pasangan Anda berselingkuh.

9. Anda melamun tentang orang lain

Di benak Anda sudah jarang ada pasangan Anda dan bahkan Anda lebih nyaman membayangkan Anda bersama orang lain. Bukankah agak jelas jika Anda membayangkan anak-anak masa depan Anda dengan orang lain. Ya.. saatnya memutuskan hubungan, bukan?

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Serba Serbi

Anak muda cobalah merantau untuk tingkatkan kualitas diri

Published

on

zonautara.com

Merantau memang merupakan hal yang tidak enak didengar. Kita dituntut untuk jauh dari orang tua, makan seadanya, tidur seperlunya, harus belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, budaya, dan sampai bahasa yang baru. Semua hal tersebut harus dihadapi oleh anak rantau.

Meskipun terdengar berat, tapi dengan hidup merantau seorang anak muda akan punya kualitas diri yang teruji dan berbeda tentunya.

Berikut ini 7 kualitas diri yang kamu dapatkan saat pergi merantau :

1. Menjadi Pribadi Yang Mandiri

Foto: pexels.com


Hal ini tentu akan membuat kita sulit awalnya, yang biasanya segala urusan sehari-hari di rumah mulai dari sarapan, ngurus baju kotor, sampai setrika baju sudah ada orang tua yang mengurus. Berbeda dengan saat kita merantau, dituntut sebuah kemandirian untuk mengurus semua hal.

Walaupun terlihat sebagai hal kecil tapi sebenarnya proses awal kita untuk menjadi mandiri adalah dengan belajar mengurus dulu hal-hal seperti ini saat sudah di perantauan nanti.

2. Belajar Bertanggung Jawab


Foto: pexels.com


Ini suatu hal yang harusnya kita dapatkan ketika merantau. Belajar bertanggung jawab disini adalah memastikan bahwa segala hal yang kita lakukan dan kerjakan saat di perantauan nanti mau tidak mau kita harus berani tanggung jawab.

Mulai dari pergaulan kita, saat di tempat kerja ataupun saat kita mengejar ilmu di perantauan. Hal-hal seperti ini yang mendorong kita seharusnya berani bertanggung jawab demi memberikan yang terbaik, agar ketika kita kembali ke kampung halaman nanti, kita menjadi berbeda dan seperti yang orang tua harapkan.

3. Pintar Mengelola Keuangan


Foto: pexels.com

Tidak enak bukan kalau habis uang di negeri orang? Mau minta sama orang tua pasti merasa malu atau, mau pinjam sama teman gak enak juga karena dia pun lagi kekurangan.

Awalnya mungkin akan merasa sulit dalam mengelola keuangan, tapi ketika kita sudah terbiasa dan mengerti dengan keadaan, kita akan bisa mengatur sendiri keuangan kita.

4. Mampu Bergaul Dengan Orang Baru


Foto: pexels.com

Menjadi anak rantau adalah hal yang paling asik sebenarnya karena bertemu dengan orang-orang baru. Kesempatan kita 1000% lebih besar dari pada orang-orang yang hanya tinggal di kota mereka sendiri.

Merantau menuntut kita harus mampu bergaul dengan orang asli daerah, kota ataupun negara yang kita datangi. Tak hanya itu kita pun kadang dituntut belajar bahasa mereka, budaya, kuliner dan lain sebagainya.

Terkadang juga kita bisa bertemu dengan orang sesama anak rantau tapi dari asal yang berbeda. Jadi, jangan heran lagi ketika banyak anak rantau yang pulang kampung mereka terlihat lebih keren dan pintar, karena pergaulan salah satu kuncinya.

5. Punya Daya Juang Yang Tinggi


Foto: pexels.com

Coba bayangkan kita sudah jauh-jauh dari kota kecil untuk pergi ke kota-kota besar dengan tujuan ingin mengubah nasib, masa mau secepat itu menyerah hanya karena alasan jauh dari orang tua, sakit sedikit mengeluh, capek sedikit mengeluh, apalagi takut jika dimarahin bos.

Ingat kisah Merry Riana? Coba saja kalau saat itu Merry Riana menyerah dengan mimpinya dan kembali ke Indonesia dengan tangan kosong dan rasa putus asa, pasti tidak ada orang yang dikenal dengan tagline Mimpi Sejuta Dollar.

Tekad dan semangatnya yang ingin merubah nasib menjadikan mereka orang-orang muda yang punya daya juang tinggi.

6. Belajar Bersyukur


Foto: pexels.com

Jauh dari keluarga dan orang-orang yang kamu sayang seharusnya mampu membuat kamu jadi pribadi yang selalu belajar bersyukur. Bersyukur kalau kamu masih punya keluarga yang kamu rindukan tiap hari karena ingin ketemu. Dan lebih istimewa dari itu adalah bersyukur karena selama di perantauan kamu berada di sekeliling orang-orang bahkan serasa seperti keluarga sendiri.

Pokoknya kamu akan jadi pribadi yang positif karena bersyukur membuat kamu akan punya energi berbeda, dan mampu menghargai orang-orang sekitar kamu.

7. Berpikiran Terbuka


Foto: pexels.com

Dengan bertemu orang-orang baru biasanya seseorang akan lebih memiliki pemikiran yang terbuka. Mengapa bisa begitu? Karena kita diperhadapkan dengan berbagai macam orang yang punya latar belakang berbeda-beda, baik secara status sosial, pekerjaan, usia, ras dan lain sebagainya.

Pribadi seperti ini beranggapan bahwa semua orang punya hak dan kebebasannya masing-masing, ia tidak memiliki alasan apapun untuk membenci dan menghindari mereka. Karena perbedaan bukan untuk diperdebatkan tapi diterima apa adanya.

Sumber: Mami Kos dan IDN Times (diolah)

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending