Connect with us

PERISTIWA

Lakalantas renggut tiga nyawa warga Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPeristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) kembali terjadi di Kota Tomohon, Sabtu (12/1/2019) dini hari.

Dalam peristiwa yang terjadi di ruas jalan Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan, tepatnya di simpang tiga Perum Uluindano itu, tiga orang meninggal dunia.

Ironisnya, dua korban merupakan ayah dan anak, yakni Ignatius Tular (53) dan Fransiska Suwu (19), warga Lingkungan VII, Kelurahan Paslaten Dua, Kecamatan Tomohon Timur.

Sementara, satu korban lainnya bernama Christofel Van Bone (21), warga Lingkungan II, Kecamatan Tomohon Selatan.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin Sirait ketika dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Dody Aruan membenarkan peristiwa tersebut.

“Piket unit kecelakaan Satuan Lalulintas Polres Tomohon telah mengolah tempat kejadian dan mengamankan barang bukti ke Markas Polres Tomohon,” ujarnya.

Editor : Christo Senduk

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

PENDIDIKAN

Siswa MIS kunjungi kantor Basarnas Manado

Published

on

MINUT, ZONAUTARA.com Sebanyak 185 siswa yang didampingi 11 guru Sekolah Manado Independen School (MIS) berkunjung ke kantor Basarnas Manado di Minahasa Utara (Minut), Kamis (15/5/2019).

Kepala Sekolah MIS Sharon Lintuuran mengatakan, kunjungan tersebut dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan dalam suatu bencana atau musibah, sehingga diperlukan pelatihan, pendidikan dan pengenalan alat SAR.

“Kami ingin memperkenalkan kepada murid-murid bahayanya bencana, musibah dan memperkenalkan peralatan peralatan SAR yang sering digunakan dalam saat tugas atau Operasi SAR,” ungkapnya.

Menurut dia, agenda kunjungan tersebut sudah berjalan empat tahun terakhir setiap tahun. Bahkan, kata dia, dalam satu tahun, kunjungan tersebut biasanya dilakukan hingga dua kali.

Dia menjelaskan, banyak dari antara siswa di sekolah mereka yang tinggal di daerah rawan bencana, baik bencana banjir dan tanah longsor.

“Sehingga, dengan berkunjung di kantor Basarnas Manado, anak didik kami bisa memahami bahyanya bancana dan bisa mengaplikasikannya apabila ada bencana,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Manado Gede Darmada mengatakan, pihaknya akan selalu membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat, instansi pemerintah, sekolah dan kampus untuk datang menambah pengetahuan tentang SAR dan mengenal lebih dekat tentang Basarnas.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan ilmu pengetahuan akan kesiapsiagaan dan penanggulangan dalam keadaan darurat yang sebaiknya ditanamkan sejak usia dini,” ujarnya.

Dia berharap, siswa-siswi yang telah mendapatkan ilmu SAR dapat menjadi penyalur informasi keselamatan bagi masyarakat di lingkungannya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement

Trending