Connect with us

PERISTIWA

Lakalantas renggut tiga nyawa warga Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPeristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) kembali terjadi di Kota Tomohon, Sabtu (12/1/2019) dini hari.

Dalam peristiwa yang terjadi di ruas jalan Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan, tepatnya di simpang tiga Perum Uluindano itu, tiga orang meninggal dunia.

Ironisnya, dua korban merupakan ayah dan anak, yakni Ignatius Tular (53) dan Fransiska Suwu (19), warga Lingkungan VII, Kelurahan Paslaten Dua, Kecamatan Tomohon Timur.

Sementara, satu korban lainnya bernama Christofel Van Bone (21), warga Lingkungan II, Kecamatan Tomohon Selatan.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin Sirait ketika dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Dody Aruan membenarkan peristiwa tersebut.

“Piket unit kecelakaan Satuan Lalulintas Polres Tomohon telah mengolah tempat kejadian dan mengamankan barang bukti ke Markas Polres Tomohon,” ujarnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lingkungan dan Konservasi

Mencari resolusi Gunung Tumpa, beri pendapat anda

Gunung Tumpa merupakan kawasan dalam Taman Hutan Raya H.V. Worang.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – BIOCOP Universitas Sam Ratulangi Manado dan Perkumpulan Warna Sulut, akan mengadakan Semiloka semi-virtual di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) H.V. Worang atau yang lebih dikenal dengan nama Gunung Tumpa.

Semiloka dengan tagline “Masih bisakah hutan kita diselamatkan” itu akan digelar pada Selasa (17/9/2019) pukul 15.00 – 19.00 WITA. Tujuannya adalah mencari resolusi penanganan kawasan hutan Gunung Tumpa.

Gunung Tumpa berada di perbukitan Tongkaina memiliki luas sekitar 215 hektar dengan ketinggian 700 meter diatas permukaan laut.

Kawasan hutan ini terdiri dari hutan lindung dengan wilayah yang berbukit dan wilayah yang datar serta landai. Didalamnya banyak tumbuh hamparan semak, pohon perdu, pohon kelapa, dan sebagainya.

Berbagai satwa juga dilaporkan masih banyak terdapat di wilayah yang mudah dijangkau dari pusat Kota Manado ini, antara lain ular, biawak, monyet, tarsius, dan berbagai jenis burung.

Tahura ini punya pemandangan hutan lindung yang masih alami. Dari Tumpa bisa menikmati matahari terbit, bulan purnama, matahari tenggelam, melihat dan mengamati flora dan fauna, hiking dan tracking, serta paragliding.

Jika anda punya pendapat dan saran tentang resolusi atau permasalahan lingkungan untuk bahan semiloka ini, bisa menginputnya lewat link ini. Dan jika ingin hadir bisa mendaftar pada link ini.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com