Connect with us

ZONA DAERAH

Pemkot Tomohon tindaklanjuti pembangunan Stasiun Jalan

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon terus menyeriusi kerja sama Satsiun Jalan dengan Kota Minimiboso Jepang. Teranyar, pemkot menggelar rapat dalam rangka persiapan kunjungan lanjutan Pemkot Minamiboso ke Kota Tomohon akhir Januari 2019 dipimpin Sekretaris Kota Harold V Lolowang di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Tomohon.

Kerja sama dengan Minimiboso sendiri adalah pembangunan dan pengembangan agriculture dengan agrowisata melalui konsep stasiun jalan.

“Ini adalah tindak lanjut penandatanganan kontrak tentang pembangunan dan pengembangan agricultur dengan agrowisata melalui konsep stasiun jalan antara Wali Kota Minamiboso Jepang dengan Wali Kota Tomohon serta Dirjen Hortikuktura Kementerian Pertanian RI yang tel;ah ditandatangani tahun 2018 lalu di ruang pertemuan Show Window Tomohon,” jelas Lolowang.

Kerja sama tersebut nantinya membuka peluang terjadinya peningkatan pendapatan petani lokal karena dengan adanya lokasi penjualan hasil-hasil pertanian, para petani akan menjual produknya secara langsung sekaligus menjadi bahan promosi wisata di Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONA DAERAH

Kebudayaan aset penting dalam pembangunan daerah

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbuda) menggelar Seminar Peningkatan Kapasitas Budaya Daerah, dilaksanakan di Hotel Wise Tomohon, Jumat (19/7/2019).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman yang diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) H.V. Lolowang, hadir dalam seminar tersebut.

Dalam sambutannya, Lolowang mengatakan, masyarakat Tomohon memiliki tradisi dan kearifan lokal budaya yang sangat kaya dan hidup. Kedua hal tersebut dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan kebudayaan.

Menurut Lolowang, kebudayaan harus dianggap sebagai aset penting yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Masyarakat Tomohon hanya dapat menjadi masyarakat yang besar apabila mampu mewujudnyatakan kebudayaan ke dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kebudayaan daerah menghadapi tantangan, yaitu ketika kekuatan budaya lokal, kearifan lokal, nilai-nilai tradisional dianggap tidak lagi relevan, hingga mulai diabaikan oleh pelaku budayanya.

“Diperlukan sebuah terobosan yang baru dari pelaku budaya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal yang ada agar tidak terbawa arus globalisasi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, Pemkot Tomohon melalui Dikbuda Kota Tomohon bersama Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya melaksanakan Seminar Nasional untuk membahas budaya lokal yang ada di Kota Tomohon sebagai upaya peningkatan kapasitas budaya lokal yang dimiliki oleh masyarakat.

“Pemkot Tomohon memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya yang telah memberikan kesempatan kepada Pemkot Tomohon dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah untuk melaksanakan kegiatan ini,” pungkasnya.

Turut hadir juga pada kegiatan ini Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Juliana D. Karwur, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Madjmuddin Ramly, para tokoh-tokoh pemerhati budaya dan akademisi di Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com