Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

Bawaslu segera rekrut Pengawas TPS, ini jadwal dan syaratnya

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPengawasan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 terus dimaksimalkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tomohon.

Di mana, setelah selesai merekrut Panitia Pengawas Kelurahan, Bawaslu kini siap untuk melakukan perekrutan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Demikian diungkapkan Ketua Bawaslu Kota Tomohon Deisy T Soputan.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan tahapan perekrutan PTPS.

“Saat ini hingga tanggal 3 Februari 2019 mendatang, kami akan melaksanakan tahapan sosialisasi terkait perekrutan ini di tingkatkan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam),” ujar Deisy kepada Zona Utara, Rabu (30/1/2019).

Kemudian, lanjut dia, tanggal 4 sampai 10 Februari memasuki tahapan pengumuman pendaftaran. Sementara, untuk tahapan pendaftaran akan dilaksanakan pada 11 sampai 21 Februari 2019.

Menurut dia, nantinya ada sejumlah tahapan yang akan dijalani oleh para pendaftar.

“Untuk batas usia pendaftar, harus berusia 25 tahun di saat mendaftar dengan pendidikan minimal SMA atau sederajat,” katanya, didampingi Pimpinan Bawaslu Steffen S Linu dan Irfan Dokal.

Dia pun mengajak masyarakat Kota Tomohon yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar menjadi PTPS.

“Untuk Pengawas TPS yang akan direkrut berjumlah 284 berdasarkan jumlah TPS yang ada di Kota Tomohon,” pungkasnya sembari mengimbau masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lanjut untuk menghubungi Panwaslucam di masing-masing kecamatan.

Berikut ini syarat untuk menjadi PTPS :

– Warga Negara Indonesia

– Pada saat pendaftaran berusia paling rendah 25 tahun

– Setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

– Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil.

– Memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraen, kepartaian, dan pengawasan Pemilu.

– Berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederarjat

– Berdomisili di kelurahan/desa setempat yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

– Mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

– Non-aktif dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan/atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai calon.

– Tidak pernah dipidana penjara selama 5 tahun atau lebih, dibuktikan dengan surat pernyataan.

– Bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

– Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih.

– Tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Eman: mari kita jaga suasana tetap kondusif

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Masyarakat pun diminta untuk menerima apapun yang dihasilkan oleh para penyelenggara Pemilu tersebut dan kembali menyatukan perbedaan yang ada.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Dia mengatakan, pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat dari pusat hingga daerah telah terlaksana dengan baik.

Menurut Eman, saat ini merupakan waktu untuk meninggalkan segala perbedaan yang tercipta dalam Pemilu lalu.

“Kami, pemerintah bersama Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon berharap, agar pasca-pesta demokrasi, suasana kondusif dapat terjaga,” ungkap Eman, di sela-sela Sosialisasi dan Dialog Sinergitas para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di aula Homestay Walian, Selasa (21/5/2019).

Eman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berimplikasi hukum dan dapat menimbulkan keresahan, serta ketidaktentraman, hingga meruntuhkan semangat persatuan di Kota yang ditetapkan sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia ini.

“Mari sama-sama kita jaga kerukunan, kesatuan dan persatuan yang sudah lama tercipta di Kota yang kita cintai ini. Semoga Kota Tomohon dapat menjadi berkat di Sulawesi Utara ini,” harapnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending