Connect with us

ZONA DAERAH

Pemkot bekali Lurah dan operator terkait pengelolaan dahan

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Pemerintah Pusat di tahun 2019 mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan untuk pemerintah kelurahan.

Dana Kelurahan (Dahan) yang berkisar ratusan juta tersebut pun nantinya akan dikelola langsung oleh para Kepala Kelurahan (Lurah).

Terkait pengelolaan dana tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menggelar pelatihan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran bagi Lurah dan Operator Kelurahan dalam mengoptimalisasi sistem informasi e-budgeting yang dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, Minahasa Utara (Minut), Senin (11/2/2019).

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman melalui Sekretaris Kota (Sekkot) Harold Lolowang yang juga membuka rangkaian kegiatan tersebut mengatakan, bahwa tahun 2019 ini menjadi keistimewaan tersendiri bagi Pemkot Tomohon.

Di mana, kata dia, berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 12 tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019, DAU tambahan tersebut merupakan dukungan pendanaan bagi kelurahan untuk kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat kelurahan.

“Dengan dialokasikan dana untuk kelurahan ini, diharapkan akan memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan publik kepada seluruh komponen masyarakat Kota Tomohon,” kata Lolowang.

Dia menjelaskan, bahwa pelatihan ini merupakan upaya Pemkot Tomohon untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melaksanakan proses perencanaan dan penganggaran sebagaimana telah diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

“Pelatihan ini harus dimanfaatkan dengan baik, untuk meningkatkan pengetahuan mengenai perencanaan dan penganggaran. Mulai dari penyusunan rencana kerja (Renja), penyusunan rencana kerja anggaran (RKA) dan sampai pada proses dokumen pelaksanaan anggaran,” jelasnya.

Dia menambahkan, bahwa Lurah yang diamanatkan berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri RI nomor 130 tahun 2018 sebagai Pengguna Anggaran harus memahami dengan baik tugas dan kewenangannya.

“Lurah dalam proses perencanaan dan penganggaran harus dikelola secara tertib, taat, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan yang akan berlangsung dari tanggal 11-13 Februari 2019 turut ini dihadiri Kepala BPKPD Kota Tomohon Gerardus Mogi dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon yang diwakili Kasi Intelijen Wilke Rabeta.

Sementara untuk peserta dalam kegiatan ini, yakni para Sekretaris Kecamatan, Lurah dan operator masing-masing kelurahan.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

Setara Pesta Kesenian Bali, TIFF masuk Top 10 Calender of Event 2020 Kemenpar RI

Published

on

Mempar bersama Wali Kota dan Wawali Tomohon saat membuka TIFF 2019 lalu. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.comEvent Tomohon International Flower Festival (TIFF) akhirnya naik level.

Setelah dua kali masuk dalam 100 Calender of Event (CoE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia sejak tahun 2018, event tahunan di Kota Tomohon ini akhirnya masuk dalam Top 10 Calender of Event Kemenpar RI.

Top 10 Calender of Event tahun 2020 resmi diluncurkan oleh Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar RI, Selasa (15/10/2019).
 
Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman melalui Kepala Dinas Pariwisata Daerah Masna Pioh mengaku bersyukur, event TIFF bisa masuk dalam Top 10 Calender of Event Kemenpar RI.

“Sudah di-launching CoE Kemenpar, kita sangat senang Tomohon masuk dalam Top 10 CoE. Sebelumnya, tahun 2018 dan 2019 kita masuk dalam 100 Calendar of Event. Jadi, Tomohon merupakan 10 terbaik penyelenggaraan event pariwisata. Dari 6000 event di Indonesia, dipilih 100 dan 10 terbaik,” ujar Masna, Rabu (16/10).

Dia mengatakan, masuknya Tomohon dalam Top 10 CoE ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

Dia memastikan, pelaksanaan TIFF 2020 akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Artinya, kata Masna, standar pelaksanaan TIFF akan dikemas lebih baik dan akan memberikan sesuatu yang lebih berkualitas.

“Jadi, TIFF kali ini sudah setara dengan Pesta Kesenian Bali, Java Jazz dan lainnya. Itu event berstandar besar. Jadi, ini jadi tantangan untuk menyelenggarakan itu lebih berkelas,” pungkasnya.

Diketahui, TIFF menjadi salah satu event di Pulau Sulawesi setelah F8 Festival di Makassar yang masuk Top 10 CoE Kemenpar RI tahun 2020.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com