Connect with us

ZONA DAERAH

Pengawas TPS masih kurang peminat, pendaftaran diperpanjang

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Proses perekrutan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kota Tomohon resmi diperpanjang oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Pasalnya, hingga hari terakhir pendaftaran pada 21 Februari 2019 lalu, yang berminat untuk menjadi ‘wasit’ di TPS pada 17 April 2019 itu baru berjumlah 108 pendaftar.

Padahal, yang dibutuhkan untuk mengawasi proses pemilihan presiden dan wakil presiden, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, serta calon Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari pusat hingga daerah di Kota Tomohon sebanyak 284, sesuai jumlah TPS.

Ketua Bawaslu Kota Tomhon Deisy T Soputan mengatakan, setelah ditutup pendaftaran tahap pertama pada 21 Januari 2019 lalu dan melihat jumlah pendaftar yang memasukan berkas, pihaknya memutuskan untuk melakukan perpanjangan masa pendaftaran PTPS.

Menurut dia, pendaftaran tahap dua ini akan berlangsung dari tanggal 25 hingga 27 Januari 2019.

“Sebelum pendaftaran kembali dibuka, kami telah mengumumkan kembali bahwa pendaftaran untuk Pengawas TPS ini akan diperpanjang dan proses pengumuman itu berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Februari melalui Panwaslu Kecamatan,” ungkap Soputan, Senin (25/2/2019).

Dia menjelaskan, syarat utama untuk menjadi PTPS adalah berusia minimal 25 tahun, tidak menjadi anggota dan pengurus partai politik, serta bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat kelurahan.

“Untuk proses pendaftaran, jika telah lulus seleksi administrasi akan langsung dengan wawancara,” pungkasnya.

Sehingga, Soputan pun mengajak warga Kota Tomohon yang memenuhi persyaratan dan ingin terlibat dalam pengawasan pada Pemilu 2019 untuk mendaftarkan diri.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Soal Rancangan KUA PPAS APBD 2020, ini penjelasan Eman ke DPRD

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menggelar rapat paripurna, Rabu (18/7/2019).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Miky JL Wenur ini pun mengagendakan mendengarkan penjelasan Wali Kota mengenai rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman dalam penjelasannya mengatakan, KUA APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2020 merupakan dokumen perencanaan anggaran yang digunakan sebagai dasar penyusunan PPAS APBD tahun anggaran 2020.

KUA dan PPAS APBD, kata Eman, merupakan acuan dalam penyusunan rancangan APBD KOTA TOMOHON tahun anggaran 2020. KUA APBD ini disusun dengan mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, yaitu dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2016-2021 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon tahun 2020.

RKPD Kota Tomohon tahun 2020 ini dalam penyusunannya berpedoman pada arah kebijakan dan strategi pembangunan yang digariskan dalam RPJMN 2015-2019.

“RKPD ini juga merupakan penjabaran dari pelaksanaan RPJMD Provinsi Sulawesi Utara dan RPJMD Kota Tomohon tahun 2016-2021, sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020, yaitu pembangunan sumber daya manusia untuk pembangunan berkualitas,” ujar Eman.

Menurut Eman, berdasarkan sasaran dan prioritas pembangunan RKPD tahun 2020, telah ditetapkan dalam lima prioritas daerah, yaitu peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi, daya saing dan investasi, sosial budaya dan pariwisata, pengembangan infrastruktur, pemanfaatan sumber daya alam.

“Dalam rancangan KUA serta PPAS APBD tahun anggaran 2020 ini, pada sisi pendapatan diproyeksikan sebesar Rp671.850.581.559. Selanjutnya pada pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp23.170.667.511. Dari rencana penerimaan pendapatan daerah dan pembiayaan daerah tahun 2020 sebagaimana telah disampaikan, maka anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk belanja daerah tahun 2020 adalah diproyeksikan sebesar Rp695.021.249.070. Rincian belanja daerah pada tahun 2020 terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp294.583.477.008 dan belanja langsung sebesar Rp. 400.437.772.062,” jelasnya.

Turut hadir dalam paripurna tersebut para anggota DPRD Kota Tomohon dan para Asisten Setda Kota Tomohon, Kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah se-Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com