Connect with us

Bencana dan Musibah

Dua rumah di Matani hangus terbakar

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comSi jago merah kembali beraksi di Kota Tomohon, sekitar pukul 13.15 Wita, Rabu (27/2/2019).

Kali ini peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Lingkungan Dua, Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah.

Pantauan Zona Utara, dua rumah di lokasi kejadian hangus dilalap api. Satu di antaranya merupakan tempat percetakan.

Saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, api berasal dari rumah tua milik Keluarga Mawikere-Anes, yang bersebelahan dengan JW Printing dan Percetakan tersebut.

“Api dari rumah tua di sebelah percetakan lalu merembet ke percetakan,” ujar saksi.

Kondisi rumah yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan dua rumah tersebut.

Petugas pemadam kebakaran dibantu aparat kepolisian dan TNI hingga saat ini masih terus melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

Terpantau, tiga unit pemadam kebakaran diterjunkan di lokasi. Satu di antaranya merupakan Water Cannon milik Polres Tomohon.

Akses jalan menuju Tondano pun dialihkan oleh petugas kepolisian. Masyarakat pun memadati lokasi kejadian.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Syske Wongkar didampingi Camat Tomohon Tengah Edvin MJ Joseph memantau langsung proses pemadaman di lokasi kejadian.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: Commpression socks

  2. Pingback: fun 88

  3. Pingback: w88

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Bencana dan Musibah

Ini pengakuan penghuni asrama Papua di Tomohon yang terbakar

Published

on

Petugas saat memasang garis Polisi di lokasi kebakaran. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Gedung asrama mahasiswa Papua yang terletak di Kelurahan Talete Dua, Kecamatan Tomohon Tengah, terbakar sekitar pukul 10.00 WITA, Minggu (20/10/2019).

Api diduga berasal dari salah satu kamar penghuni asrama bernama NRM (22) alias Novel, mahasiswa asal Biak. Saat diwawancarai, Novel membenarkan api yang menghanguskan asrama yang dihuni 15 mahasiswa itu, berasal dari kamarnya.

Dia mengaku, awal mula api berawal saat dirinya iseng-iseng bermain korek api dan secarik kertas.

“Ya, cuma main-main bakar kertas biasa, pas kontak macis langsung terbakar, pas buang langsung kena di sabuk (kasur), sabuk langsung terbakar, mau padam takut, jadi langsung keluar. Dapa dengar kebakaran, sudah semua langsung lari keluar,” ujarnya saat diwawancari di Mapolres Tomohon.

Dia pun tak menampik, dirinya secara sengaja bermain-main api hingga akhirnya tak disangka bisa membakar bangunan milik Pemerintah Provinsi Papua itu.

“Iya, sengaja (bermain api),” katanya.

Novel pun mengaku menyesal atas terjadinya peristiwa tersebut.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Triharyanto saat berada di Mapolres Tomohon mengatakan, saat ini pihaknya memprioritaskan untuk bagaimana para mahasiswa yang kehilangan tempat tinggal ini bisa mendapatkan hunian sementara.

“Saya lebih memprioritaskan bersama Pak Wali Kota agar bagaiamana anak-anak mahasiswa ini mendapatkan penampungan sementara, mengingat mereka harus tetap melanjutkan kuliah atau belajarnya. Ada beberapa mahasiswa yang tinggal dua hari lagi diwisuda, nah itu maka kita harus memprioritaskan mereka supaya mendapatkan penampungan sementara,” katanya.

Selanjutnya, kata Kapolda, pihaknya juga akan meminta pemerintah daerah agar berkoordinasi dengan Pemprov Papua, untuk merenovasi asrama yang terbakar ini.

“Supaya cepat digunakan lagi, sebagai sarana tempat tinggal mahasiswa Papua ini,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

Baca Juga

<

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com