Connect with us

Bencana dan Musibah

Longsor terjadi di lokasi tambang Bakan, puluhan orang diduga tertimbun

Published

on

ZONAUTARA.com – Kejadian bencana terjadi di lokasi tambang emas rakyat di Desa Bakan, Kecamatan lolayan, Bolaang Mongondow. Puluhan pekerja di tambang tersebut dikabarkan tertimbun, Selasa (26/2/2019) malam.

Laporan SatuBMR.com menyebutkan, lokasi kejadian berada di Busa yang dikenal sebagai lokasi yang memiliki kandungan emas melimpah.

Beberapa pewarta yang sudah berada di lokasi, mengabarkan, hingga pukul 12 tengah malam, sudah ada 13 orang yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, dan dibawah ke rumah sakit.

“Saat ini sedang dalam proses evakuasi, karena lokasi longsor berada di ketinggian,” ujar Ainur yang berada di lokasi saat dihubungi zonautara.com.

Dari beberapa video warga yang diunggah di Facebook, proses evakuasi melibatkan warga dan pekerja tambang. Mereka berupaya melakukan evakuasi dengan bantuan penerangan senter.

Bencana dan Musibah

Sempat mati mesin, kapal penangkap ikan diselamatkan Basarnas Manado

Published

on

Foto: Basarnas Manado

MANADO, ZONAUTARA.comBoat rescue KN Bimasena dari Kantor Basarnas Manado melakukan operasi pencarian terhadap kapal penangkap ikan KM Norsledi Bahari.

Kapal berawak 25 orang itu sebelumnya dilaporkan mengalami mati mesin, Selasa (7/5/2019) tengah malam. Informasi kehilangan itu masuk ke Kantor Basarnas Manado pada Rabu (8/5) pukul 02.20 WITA.

KN Bimasena kemudian bertolak dari Dermaga Munte, Likupang, Minahasa Utara melakukan pencarian di lokasi perairan laut Sulawesi Utara pada koordinat seperti yang dilaporkan.

Posisi terakhir kapal ikan yang mengalami musibah tersebut berada pada 13 nautical mile (NM) arah timur laut dari Tanjung Batu Kapal, pulau Lembeh, Bitung. Kapal kala itu dalam perjalanan dari pulau Biaro, Sitaro menuju Bitung.

Setelah melakukan upaya pencarian, rescuer Basarnas Manado kemudian menemukan kapal penangkap ikan dengan panjang 30 meter itu pada posisi 39 derajat dari Pelabuhan Bitung pada jarak 25 NM.

Sewaktu ditemukan, KM Norsledi Bahari bersama KN Sinar Bahari II. Kapal yang mengalami mati mesin itu kemudian ditarik menuju Bitung.

“Kapal sudah berhasil diselamatkan, dan semua anak buah kapal dalam keadaan selamat,” ujar Kepala Kantor Basarnas Manado, Gede Darmada, Rabu (8/5).

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement

Trending