100 tahun CA Tangkoko Batuangus dan masyarakat sadar wisata

BITUNG, ZONAUTARA.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara (Sulut) bekerjasama dengan Enhancing the Protected Area System in Sulawesi for Biodiversity Conservation (EPASS) menggelar Sarasehan 100 tahun Cagar Alam (CA) Tangkoko Batuangus, Selasa (5/3/2019) berlokasi di Camping Ground Taman Wisata Alam (TWA) Batuputih.

Kegiatan yang berkonsep diskusi itu mengundang para peserta membicarakan mengenai bagaimana manfaat CA Tangkoko Batuangus bagi masyarakat sekitarnya.

Dengan suasana santai para peserta yang berasal dari dinas terkait, Resort TWA Batuputih dan Batuangus, pemerintah desa sekitar Tangkoko, mahasiswa, dan juga beberapa jurnalis media online untuk saling mengemukakan pendapat.

Baca Pula:  UNESCO minta proyek di Pulau Komodo dihentikan

Seperti materi pertama yang dibawakan oleh Kepala Bidang Budaya Dinas Pariwisata Kota Bitung, Grace Dengah, yang menjelaskan bahwa kehadiran TWA Batuputih bisa disinergikan dengan program sadar wisata Pemkot Bitung.

“Masyarakat harus menjaga dan ikut terlibat dalam pembangunan pariwisata karena menjadi aset kita bersama, sehingga dapat memberdayakan ekonomi masyarakat setempat”, jelas Dengah.

Dengah juga menekankan soal pengelolaan ekowisata yang berbasis masyarakat dan mengedepankan unsur lingkungan.

Masyarakat sadar wisata akan menjadi lengkap apabila semua unsur mewujudkan sapta pesona, diantaranya menjaga kebersihan dan menjaga keamanan tempat wisata.



Responses (2)

  1. Pingback: Mazlo
  2. Pingback: airplane graphics

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com