Connect with us

HEADLINE

Prabowo tebar janji di Manado

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menebar sejumlah janji di Manado. Hal itu dia lakukan saat menghadiri kampanye terbuka di Lapangan Ternate Baru, Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, Minggu (24/3/2019).

Prabowo yang mengawali kampanye terbuka pertama tanpa calon Wakil Presiden Sandiaga Uno ini, hadir di panggung kampanye sekitar pukul 11.30 WITA.

Dalam orasi sekitar 30 menit itu, Prabowo menebar sejumlah janji jika dia dan pasangannya Sandiaga berkuasa nanti.

Salah satu janji yang sering diulangnya adalah segera menurunkan harga-harga berbagai kebutuhan pokok, yang menurut Prabowo saat ini sangat tinggi. Tingginya harga kebutuhan pokok itu menyusahkan masyarakat.

“Saya telah mengumpulkan berbagai pakar, meminta mereka mengkaji persoalan harga yang tinggi ini. Saya tanya apakah ini bisa diturunkan, mereka bilang bisa,” ujar Prabowo.

Atas dasar itu, Prabowo kemudian menjanjikan dalam 100 hari pertama kepemimpinannya dia yakin bisa menurunkan berbagai harga barang agar membantu perekonomian masyarakat.

Dia juga menjanjikan akan menurunkan tarif listrik yang saat ini dirasakan terlalu tinggi.

Menutup Kebocoran

Prabowo juga menyampaikan hasil hitungannya soal kebocoran pengelolaan keuangan negara. Prabowo menyebut setiap tahun keuangan negara mengalami kebocoran sebesar Rp 1000 triliun.

“Rata-rata setiap tahun ada kebocoran sebesar 25 persen. Ini tidak bisa kita biarkan. Saya akan menutup kebocoran itu,” janji Prabowo.

Dengan menutup kebocoran anggaran negara, dia menegaskan bisa menaikkan gaji guru, pegawai negeri, tentara, polisi, penegak hukum serta bisa menaikkan nilai tukar petani dan nelayan.

“Dengan demikian kita juga bisa mendirikan pabrik-pabrik dan menciptakan banyak lapangan kerja,” kata Prabowo.

Salah satu janji Prabowo yang menarik adalah akan mewajibkan semua pejabat negara bersumpah untuk tidak melakukan praktik korupsi.

“Kita akan memberantas korupsi, menekannya, dan meminta komitmen semua pejabat untuk tidak korupsi. Mereka harus bersumpah untuk tidak korupsi,” kata Prabowo.

Usai menyampaikan orasinya, Prabowo langsung meninggalkan lokasi kampanye dan melanjutkan kampanye di Makassar, Sulawesi Selatan.

Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo-Sandi memfokuskan kampanye terbuka perdana mereka di Indonesia timur.

Sementara pasangannya Sandiaga Uno melakukan kampanye terbuka pertamanya di Sragen, Jawa Tengah.

Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani mengatakan, kampanye bersama Prabowo dan Sandiaga hanya akan berlangsung di Surabaya, Semarang, Bandung, dan Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan jadwal kampanye rapat umum atau terbuka selama 24 Maret hingga 13 April 2019. Setelah itu, masa tenang akan berlangsung hingga hari pencoblosan pada 17 April mendatang.

Editor: Ronny Adolof Buol

EDITOR'S PICK

Lagi, Kejari Tomohon tahan tersangka kasus PD Pasar

Published

on

Tersangka saat akan dibawa ke Rutan Manado. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.comSatu lagi tersangka kasus dugaan korupsi di Permukaan Daerah (PD) Pasar Kota Tomohon ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Senin (15/7/2019).

Setelah dua lainnya, yakni HK alias Hof dan RN alias Rep yang keduanya merupakan mantan pejabat di PD Pasar, kini giliran mantan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PD Pasar, yakni TP yang ditahan korps Adhyaksa ini.

Tersangka TP yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Tomohon ditahan karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dana PD Pasar Tomohon.

Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Edy Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Wilke H Rabeta mengatakan, pihaknya melakukan penahanan terhadap tersangka TP setelah pihaknya mendapatkan bukti permulaan yang cukup atas kasus tersebut.

“Seperti dua tersangka sebelumnya yang sudah kami tahan, tersangka TP juga dalam proses tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti saat ini juga ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : PRINT-11/R.1.15/Ft.1/07/2019,” ujar Wilke didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Arthur Piri.

Menurut dia, tersangka TP ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Klas IIA (Rutan) Malendeng, Manado.

Dia menjelaskan, tersangka TP diduga telah melakukan peminjaman terhadap dana di kas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

“Tersangka pada tahun anggaran 2016, diduga melakukan peminjaman terhadap dana di kas PD Pasar Tomohon sebesar Rp175 juta, yang digunakan untuk kepentingan pribadi yang kemudian menimbulkan kerugian negara,” jelasnya.

Tersangka pun dijerat dengan Pasal Primair Pasal 2 ayat (1) dan subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Pasal 2 ancaman hukumannya minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun dan untuk Pasal 3 minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun,” ujarnya.

Dia menambahkan, dari ketiga tersangka yang terjerat kasus tersebut, hanya tersangka TP yang sudah mengembalikan kerugian negara.

“Tersangka TP sudah mengembalikan kerugian pada tahap penyidikan sebesar Rp175 juta. Namun, berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Pasal 4 yang menyatakan, bahwa pengembalian kerugian negara tidak menghapuskan perbuatan tindak pidana,” pungkasnya.

Editor : Rahadih Gedoan

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com