Connect with us

Lingkungan dan Konservasi

14 ekor burung yang hendak diselundupkan disita Polres Bitung

Published

on

BITUNG, ZONAUTARA.com — Dua orang terduga tindak pidana konservasi diamankan Tim Resmob Sat Reskrim Polres Bitung.

“Ada dua tersangka sebagaimana diberitahukan Polres Bitung. Sementara untuk barang buktinya saat ini dititip di Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki,” jelas Sekretaris Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulut, Hendriek Rundengan, Kamis (28/3).

Dari salah satu terduga polisi menyita satu ekor burung kakatua jambul kuning, tujuh ekor burung kakatua jambul merah, satu ekor burung nuri kepala hitam, dan satu ekor jenis burung kasturi ternate.

“Kemudian ada empat ekor burung nuri diamankan dari tangan tersangka lainnya, sehingga total menjadi 14 ekor,” ujar Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Edy Kusniadi, SH.

Jika melihat dari jenis burung yang diamankan, sangat kuat dugaan bahwa hewan-hewan tersebut berasal dari wilayah Indonesia Timur yang dibawa melalui jalur laut.

Berdasarkan pengakuan oleh kedua terduga, burung-burung yang dilindungi tersebut akan dijual dengan harga bervariasi antara Rp. 600.000 hingga Rp. 800.0000 per ekor.

Edy Kusniadi, mengatakan bahwa kedua terduga sudah diamankan, satu diantaranya sedang dalam proses penyidikan.

“Terhadap kedua terduga ini, disangkakan pasal 40 ayat 2, Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistimnya,” jelas Edy.

Adapun ancaman hukuman penjara bagi tindak pidana konservasi paling lama 5 tahun penjara dan denda 100 juta rupiah.

Hendriek Rundengan berharap masyarakat mengikuti aturan dan mengurus ijin di BKSDA jika hendak memilihara satwa liar.

“Untuk pengangkutan satwa antar daerah atau provinsi wajib dilengkapi dokumen SATDN (Surat angkut tumbuhan san satwa liar dalam negri) dan juga untuk mengeluarkan satwa liar atau tumbahan liar harus memiliki kuota pada provinsi tersebut,” jelas Hendriek.

Sulawesi Utara terutama Bitung sebagai kota pelabuhan menjadi hotspot bagi pelaku penyelundupan satwa liar yang dilindungi. Satwa khas ini punya harga tinggi di luar negeri.

Sulut yang berbatasan dengan Filipina, adalah jalur yang dipilih para penyulundup lewat laut.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

Lingkungan dan Konservasi

8 wilayah berpotensi hujan lebat 2-4 Januari, termasuk Sulut

BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi hujan (Pixabay.com)

ZONAUTARA.com – Sulawesi Utara beserta beberapa wilayah lainnya di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat pada 2-4 Januari 2020. Prakiraan itu berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Drs. R. Mulyono Rahardi Prabowo M.Sc, BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan pada Kamis (2/1) pukul 13.22 WIB.

Adapun hasil pantauannya adalah sebagai berikut:

  • Sirkulasi siklonik terpantau di Kalimantan Tengah (925/700 mb), Samudera Hindia selatan Jawa Timur (925/850 mb), dan Laut Timor (925/700 mb).
  • Adanya konvergensi yang terbentuk memanjang dari Samudera Hindia Barat bengkulu melewati Lampung hingga Banten, Perairan Utara Nusa Tenggara hingga Papua.
  • Belokan angin terdapat di Sumatera bagian Tengah, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah, Maluku dan Papua Barat.
  • Low level jet dengan kecepatan angin diperkirakan mencapai lebih dari 25 knot terdapat di Teluk Thailand hingga Perairan utara Aceh, Laut Cina Selatan, dan Samudera Pasifik Timur Filipina hingga Laut Sulawesi.

Wilayah yang diprediksi diguyur hujan lebat

Berdasarkan pantauan tersebut, berikut daftar wilayah yang berpotensi hujan lebat pada 2-4 Januari 2020 adalah:

  1. Lampung
  2. Banten
  3. Bali
  4. Kalimantan (Tengah dan Timur)
  5. Jambi
  6. Sulawesi (Selatan, Utara,Tengah, Barat, dan Tenggara)
  7. Gorontalo
  8. Maluku

Wilayah yang akan mengalami hujan lebat disertai angin, kilat, dan petir

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, kilat atau petir pada 2-4 Januari 2020 adalah:

  1. Aceh
  2. Riau
  3. Bengkulu
  4. Sumatera Selatan
  5. Kepulauan Bangka Belitung
  6. Jawa (Barat, Tengah dan Timur)
  7. Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi)
  8. Yogyakarta
  9. Nusa Tenggara (Barat dan Timur)
  10. Kalimantan (Utara, Barat, dan Selatan)
  11. Sulawesi Utara
  12. Gorontalo
  13. Papua

Editor: Ronny A. Buol

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com