Connect with us

ZONA DAERAH

BPK ingatkan Pemkot Tomohon tidak terlena

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon untuk tidak terlena dengan lima kali secara berturut-turut memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tentang pengelolaan keuangan.

Hal itu dikatakan Ana Muftiani sebagai Pengendali Teknis BPK saat Entry Briefing Pemeriksaan terinci Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran  2018, di ruang Rapat Wali Kota Tomohon, Kamis (4/4/2019).

“Sudah ada daerah yang karena terlena dengan pencapaian WTP beberapa kali lalu lali sehingga kehilangan predikat WTP,” tandasnya.

Rombongan Tim BPK-RI Perwakilan Sulawesi Utara diterima Wali Kota Jimmy F Eman bersama jajaran. Tim berada di Tomohon sesuai Surat Tugas Nomor  72/ST/XIX.MND/03/2019 perihal Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tomohon Tahun 2018 dan akan melakukan pemeriksaan selama 35 hari.

“Kami berharap memperoleh motivasi, arahan-arahan serta kesempatan untuk memperbaiki dan menyempurnakan hal-hal administrasi yang belum lengkap. Seluruh SKPD untuk tetap komitmen agar supaya Kota Tomohon dapat meraih WTP untuk yang keenam kalinya,” ujarnya.

Responsibility dan kooperatif sangat dibutuhkan terlebih khusus dalam mengkonfirmasi dan mengklarifikasi apabila di perlukan, Walikota juga mengingatkan bahwa semua harus sesuai aturan agar supaya hasilnya memuaskan dan maksimal.

“Setiap kepala perangkat daerah harus responsif dan proaktif, jika ada data atau dokumen yang dibutuhkan langsung ditindak lanjuti untuk diserahkan dan sebisa mungkin jangan dulu keluar daerah. Komitmen Kita bersama untuk mempertahankan Opini WTP bukan hanya bicara tetapi action,” pungkas Eman.

Tim BPK-RI Perwakilan Sulawesi Utara yang turun di Tomohon terdiri dari Yulianti Suwarsi sebagai Ketua Tim, Muhammad Kelik Juniarto SW, Fitri Annisa Pharmahersa, Aulia Margaretha Ginting sebagai anggota tim.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

Bidik WBBM, begini pesan Kajati untuk personel Kejari Tomohon

Published

on

Kajati dan rombongan saat tiba di Kejari Tomohon. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONUATARA.com Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Andi Muh. Iqbal Arief mengunjungi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Rabu (3/6/2020).

Kunjungan Kajati yang didampingi Wakil Kajati (Wakajati) A. Dita Prawitaningsih bersama para Koordinator itupun disambut langsung Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Immanuel Richendry Hot dan jajaran.

Kajari melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen James Pade membenarkan kunjungan kerja Kajati dan rombongan tersebut.

Pade mengatakan, kunjungan Kajati itu dalam rangka memantau kesiapan Kejari Tomohon sebagai Kawasan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2020.

“Saat tiba, Bapak Kajati bersama rombongan langsung melakukan pemeriksaan ke setiap ruangan yang ada di Kejari Tomohon,” ujarnya.

Kajati bersama jajaran pejabat Kejati Sulut dan jajaran Kejari Tomohon. (Foto: Istimewa)

Menurut Pade, pemantauan yang dilakukan oleh Kajati, yakni kelengkapan administrasi, Standar Operasional Prosedur (SOP), fasilitas ruangan dan Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang terkait dengan peningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Tomohon.

Usai peninjauan, lanjut Pade, Kajati melakukan briefing terkait dengan persiapan Kejari Tomohon dalam meraih predikat WBBM.

“Bapak Kajati berpesan agar dapat meningkatkan pelayanan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Tomohon, mengingat untuk mencapai predikat WBBM harus sudah ada peningkatan dari pelayanan Kejari Tomohon saat memperoleh predikat WBK pada tahun 2019,” tuturnya.

Pade menambahkan, Kejari Tomohon saat ini terus berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Tomohon yang membutuhkan pelayanan di institusinya tersebut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com