Connect with us

ZONA DAERAH

Eman harap warga Tomohon terus hidup berdampingan

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman berharap, masyarakat Kota Tomohon terus hidup berdampingan dan saling menolong dalam kehidupannya sehari-hari.

Hal itu diungkapkan wali kota Eman melalui Sekretaris Kota Tomohon Harold V Lolowang saat membuka kegiatan di Anugerah Hill Paslaten Satu, Kecamatan Tomohon Timur, yang menghadirkan para tokoh agama yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) di Kota Tomohon Senin (15/4/2019).

Dia mengatakan, kerukunan antar umat beragama merupakan suatu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya sikap saling pengertian dan menghargai tanpa adanya diskriminasi dalam hal apapun, khususnya dalam masalah agama.

“Salah satu keberhasilan pembangunan non fisik adalah terwujudnya kerukunan antar umat beragama, pertemuan BKSAUA ini merupakan hal yang penting guna mempererat, memantapkan dan memelihara tata hidup toleransi beragama bagi suksesnya program pemerintah untuk membangun masyarakat Kota Tomohon yang aman, tertib, sejahtera, rukun dan damai,” katanya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Tomohon Trisye J Polii dalam laporannya mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menciptakan suasana yang harmonis, rukun dan damai antar umat beragama di Kota Tomohon serta untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang mungkin timbul dalam kehidupan antar umat beragama di Kota Tomohon juga untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Narasumber, Kepala Kementerian Agama Kota Tomohon Simon S Rawis, Asisten Umum Sekda Kota Tomohon Corry Caroles, serta para peserta dari presidium dan anggota BKSAUA Kota Tomohon dan Tokoh Agama Kelurahan se-Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Zona Bolmong Raya

Siap-siap, penyelesaian aset jadi taruhan jabatan

Tahlis: wajib teken pakta integritas

Published

on

By

BOLMONG, ZONAUTARA.com- Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) akan melakukan rolling jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama eselon II.

Penempatan jabatan nantinya akan mengacu pada hasil seleksi terbuka JPT Pratama yang baru selesai digelar.

Sebelumnya, panitia seleksi (pansel) sudah mengumumkan nama-nama yang dinyatakan lolos tiga besar.

Baca: Pansel umumkan tiga besar hasil seleksi JPT Pratama Pemkab Bolmong

Menariknya, dari 18 jabatan atau organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilelang, sembilan diantaranya bermasalah dengan aset yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolmong, Tahlis Gallang mengaku, persoalan aset akan menjadi pertimbangan khusus bagi Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wabup Yanny Tuuk, dalam menentukan pejabat yang akan dilantik nanti.

“Nama-nama yang lolos tiga besar itu akan diserahkan kepada Bupati. Nantinya, bupati selaku user yang akan memilih salah satu. Namun, yang menjadi indikator penting dalam penilaian pimpinan (Bupati dan Wabup) adalah komitmen penyelesaian persoalan aset khususnya bagi instansi yang bermasalah,” kata Tahlis Gallang, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/7/2019).

Lebih lanjut, Tahlis mengatakan, terkait komitmen tersebut, para pejabat yang akan dilantik nanti wajib menandatangani pakta integritas. Itu sama dengan sistem kontrak kerja.

Dengan begitu, kata Tahlis, kinerja para pimpinan OPD lebih terkontrol. Kemudian para pimpinan OPD selalu memiliki tanggung jawab selama menjabat.

“Ada beberapa poin yang akan dituangkan dalam pakta integritas. Salah satunya adalah terkait komitmen penyelesaian asset. Dan itu yang paling utama. Itu berlaku selama satu tahun. Setelah itu, akan dievaluasi,” ungkap Sekda Tahlis.

Dia memaparkan, salah satu kelemahan Pemkab Bolmong di tahun-tahun sebelumnya terletak pada tata kelola aset barang milik daerah yang kurang baik. Yang pada akhirnya, menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Upaya tindak lanjut terhadap temuan tersebut juga tidak maksimal.

Sehingga, menumpuk dari tahun ke tahun dan terus terbawa sampai hari ini.

Baca juga: Catatan BPK, 403 Miliar asset Bolmong bermasalah

“Penandatanganan pakta integritas nantinya agar para pimpinan OPD benar-benar memiliki rasa tanggungjawab penuh terhadap tugas dan kewajibannya. Dalam pakta integritas itu intinya pimpinan OPD harus siap menjalankan segala tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Ketika mereka menandatangani itu berarti mereka siap,” sahut Tahlis. (itd)

Sembilan jabatan yang dilelang bermasalah dengan aset, yakni:

  1. Dinas Pendidikan
  2. Dinas Pertanian
  3. Dinas Pengendalian Penduduk dan KB
  4. Dinas Perhubungan
  5. Dinas Perikanan
  6. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa
  7. Dinas Lingkungan Hidup
  8. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan
  9. Badan Keuangan Daerah

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com