Connect with us

ZONA DAERAH

Pemuda keren, pemuda yang tak golput

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal menghitung hari. Seluruh warga negara yang telah memiliki hak pilih pun diminta untuk menggunakannya pada Rabu, 17 April 2019. Salah satunya para generasi muda.

Ketua Forum Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kota Tomohon Toar Pangkey pun mengajak seluruh generasi milenial di Kota Bunga ini agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden (Cawapres), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari pusat hingga daerah.

Ajakan tersebut diungkapkan Pangkey dalam kegiatan Sosialisasi dan Dialog Peran Pemuda Lintas Agama dalam menyukseskan Pemilu di Kota Tomohon, yang digelar Senin (15/4/2019), di Aula Rumah Dinas Wali Kota Tomohon.

Menurut dia, kegiatan ini bertujuan agar pemuda di Kota Tomohon dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.

“Jangan golput, karena masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Provinsi Sulut dan Kota Tomohon ada di tangan orang-orang muda,” ungkap mantan Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM ini.

“Pemuda keren, pemuda yang tak golput,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tomohon Ronny Lumowa meminta generasi muda Kota Tomohon untuk terus kompak dan terus menimba ilmu menggapai cita-cita.

“Pemuda Kota tomohon merupakan pemilik tongkat estafet ke depan. Oleh karena itu, berikanlah hak suara dalam Pemilu nanti dan pilih pemimpin yang memiliki komitmen untuk membangun Kota Tomohon menjadi lebih baik,” katanya.

Tokoh agama di Kota Tomohon Pendeta Joy Palilingan yang turut hadir dalam pemaparannya mengatakan, bahwa ada dua hal sehingga pemuda itu disebut keren.

“Yang pertama, sebagai tanggungjawab kepada Negara, pemuda keren tidak golput. Kedua, untuk tidak golput merupakan panggilan iman sebagai umat beragama,” tandasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Wakil Rakyat

Ranperda yang hambat birokrasi bakal dipending masuk Prolegda 2020

DPRD Sulut akan melibatkan tenaga ahli dalam pembahasan Ranperda.

Bagikan !

Published

on

Manado, ZONAUTARA.com- Usulan-usulan rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang akan masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2020 dibahas oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan Pimpinan DPRD Sulawesi Utara.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok SH, pertemuan tersebut merupakan bukti komitmen DPRD Sulut untuk menyelaraskan pendapat tentang apa yang dibutuhkan masyarakat, dan persoalan apa yang menjadi bagian fungsi legislasi dari dewan.

“Jadi misalnya apa yang menjadi pekerjaan rumah di periode lalu, kita sudah komit untuk menuntaskan di periode saat ini,” ungkap Lombok kepada wartawan.

Akan tetapi, kata legislator Partai Demokrat itu, ranperda-ranperda yang menghambat birokrasi akan dipending oleh pihaknya.

“Atau kita tidak akan laksanakan. Tentu sesuai dengan apa yang menjadi bagian dari kebutuhan birokrasi. Kita sesuaikan dengan amanat presiden, apa yang bisa dipermudah, tidak dipersulit,” terang dia lagi.

Hal-hal yang harus menjadi landasan hukum, tambah Lombok akan diatur, karena itu sebagian dari landasan hukum pemerintah. Karena menurut dia, ada banyak sekali turunan Undang-undang yang wajib dijadikan Perda, tapi belum dilaksanakan.

”Seperti contoh, Perda Pendidikan, Perda Kesejahteraan Sosial, dan Perda-perda lain yang nanti akan dilaksanakan,” tandas Lombok lagi.

“Juga ada Perda tentang Pohon, Perda Minuman Keras yang tentu berhubungan dengan masyarakat. Nah, itu akan kita lihat penetrasinya ke arah mana. Akan kita bicarakan kedepan,” tambah Lombok, yang juga berharap DPRD akan didampingi Tim Ahli agar dapat memproduksi Perda yang berkualitas. (K-02)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

Baca Juga

<

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com