Connect with us

ZONA DAERAH

Warga Kolongan Satu antusias gunakan hak pilih

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comProses pemungutan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 resmi dimulai sejak pukul 07.00 WITA, Rabu (17/4/2019).

Pantauan Zona Utara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 di Kelurahan Kolongan Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, warga mulai datang dan menyalurkan hak suaranya dengan antusias.

Proses pemungutan suara di TPS yang berada di Lingkungan III ini pun diawali dengan pengangkatan sumpah para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Kemudian, dilanjutkan dengan pembukaan kotak suara dan penghitungan jumlah Surat Suara untuk calon Presiden dan Wakil Presiden, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, DPR Daerah (DPRD) Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Para saksi partai politik bersama Pengawas TPS pun memantau langsung proses pengangkatan sumpah hingga penghitungan jumlah Surat Suara yang baru dikeluarkan dari kotak suara untuk digunakan dalam pemungutan suara tersebut.

Sejumlah aparat Perlindungan Masyarakat (Linmas) pun tampak menjaga ketat TPS yang memiliki pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 269.

Lurah Kelurahan Kolongan Satu Jones A Mait tampak memantau langsung proses pemungutan di seluruh TPS yang ada di kelurahannya tersebut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Wakil Rakyat

Identitas budaya Sulut harus ditonjolkan di Bandara Sam Ratulangi

Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado akan dibangun lebih besar.

Bagikan !

Published

on

Fanny Legoh

Manado, ZONAUTARA.com – Rencana Pemerintah untuk membangun bandara internasional Sam Ratulangi lebih besar dan megah, mendapat dukungan dari DPRD Sulawesi Utara.

Hanya saja, menurut legislator Fraksi PDIP, Fanny Legoh, unsur dan nuansa budaya diharapkan harus menonjol karena bandara merupakan pintu gerbang daerah ini bagi para pendatang, baik turis domestik maupun internasional.

“Sebagai contoh, bandara internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali yang sarat dengan ornamen bernuansa budaya mereka. Begitu tiba di bandara, kita bisa tahu dan akan selalu ingat dengan budaya-budaya Bali,” terang Legoh kepada wartawan, Rabu (23/10/2019) siang.

Menurut personel Komisi IV bidang Kesra itu, saat ini bandara Sam Ratulangi yang didatangi ratusan hingga ribuan turis sama sekali tidak menggambarkan kearifan lokal. Karena itu, ia meminta agar nuansa dengan motif budaya Sulut yang harus ada di bandara Sam Ratulangi berasal dari seluruh daerah dan suku.

“Harus ada budaya dari Minahasa Raya, Bolaang Mongondouw dan Nusa Utara. Bukan hanya agar budaya kita dikenal dan diingat orang banyak, tapi sebagai penegasan kebesaran dan kekuatan budaya masih kita pegang dan kita hormati,” tambah personel Komisi IV bidang Kesra itu.

Karena itu, kata Legoh, dirinya mengusulkan Komisi IV untuk melaksanakan pertemuan segitiga dengan pihak PT Angkasa Pura dan Pemerintah Provinsi terkait pembangunan bandara ini.

Seperti diketahui, bandara Sam Ratulangi baru menggunakan bahasa Manado dalam pengumuman penerbangan bagi para penumpang. Sedangkan ornamen-ornamen dengan nuansa budaya Sulut tidak nampak. (K-02)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

Baca Juga

<

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com