Connect with us

Bencana dan Musibah

Kebakaran hanguskan puluhan kios di Pasar Girian

Published

on

BITUNG, ZONAUTARA.com – Peristiwa kebakaran terjadi Kota Bitung, sekitar pukul 05.00 WITA, Selasa (23/4/2019).

Si jago merah ini mengamuk dan menghanguskan puluhan kios di kompleks Pasar Girian yang berlokasi di Girian Bawah, Kota Bitung ini.

Saksi mata menuturkan, api mulai muncul sekitar pukul 05.00 WITA dan mulai membesar merembet ke bangunan-bangunan kios yang berdekatan.

Kios-kios yang terbakar mayoritas berisi bahan pokok, elektronik dan pakaian.

Api diduga berasal dari tempat ayam potong dan merembet kios baju hingga menghanguskan kios-kios lainnya.

Pantauan Zona Utara, tujuh unit armada pemadam kebakaran (damkar) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) dan Polres Bitung diterjunkan untuk memadamkan api.

Hamidah (35), salah satu pedagang yang kiosnya terbakar menuturkan, dirinya baru mengisi kios

“Baru belanja Rp10 juta kemarin. Sebelum puasa untuk modal sebelum puasa,” katanya.

Pedagang lainnya Abdulrahman (40), pedagang yang berjualan beras mengatakan, sudah dua tahun mencari nafkah di pasar tersebut.

”Kerugian sekitar Rp70an juta,” ungkapnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bencana dan Musibah

Sudah 7 hari dicari, nelayan di Teluk Amurang belum ditemukan

Operasi SAR dihentikan dan akan dilanjutkan dengan pemantauan.

Bagikan !

Published

on

MINSEL, ZONAUTARA.COM – Pencarian terhadap korban Audy Mohede, seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Teluk Amurang sudah memasuki hari ketujuh.

Namun upaya yang dilakukan tim gabungan itu hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Tim yang terdiri dari Basarnas, polisi dan masyarakat setempat sudah melaksanakan pencarian hingga 5 mil dari titik perahu yang ditemukan masyarakat setempat.

Upaya pencarian juga dilakukan dengan penyelaman di titik awal perahu saat ditemukan. Perluasan area pencarian hingga ke pinggiran pantai dan hutan bakau.

Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan kelompok nelayan membantu pencarian. Ada sekitar 20 perahu nelayan dan Basarnas ikut serta dalam pencarian korban.

Sebelumnya, korban diketahui menghilang sejak tangal 9 April 2020 saat perahu korban ditemukan oleh rekannya dalam keadaan kosong. Tim Basarnas yang menerima laporan langsung menuju ke lokasi pencarian.

Kepala Basarnas Manado, Suhri Sinaga mengatakan bahwa tim telah bekerja semaksimal mungkin untuk menemukan korban.

“Tapi belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Mengingat ini sudah hari ketujuh, maka operasi SAR ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan. Pos SAR Amurang siap menerima laporan apabila ada tanda-tanda penemuan korban,” jelas Sinaga, rabu (15/4).

Sinaga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut terlibat dalam pencarian.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com