Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

Belum kantongi izin usaha, Alfamidi mulai beroperasi di Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Setelah selesai dibangun pada akhir tahun 2019, salah satu toko modern yang terletak di kompleks Tugu Tololiu, Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah akhirnya beroperasi.

Retail modern berlabel Alfamidi tersebut resmi beroperasi sejak Rabu (24/4/2019). Pantauan Zona Utara, warga sudah memadati toko modern tersebut sejak siang hari. Aktivitas jual beli pun telah berlangsung.

“Sudah opening,” ujar salah satu karyawan.

Sayangnya, toko modern tersebut ternyata telah beroperasi tanpa adanya Izin Usaha Toko Modern (IUTM) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon sebagai syarat untuk melakukan kegiatan jual beli.

Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Tomohon Ervins Liuw tak menampik hal tersebut.

“(Izinnya) sementara berproses. Sudah ada rekomendasi dari Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD). Sekarang (masih) proses mengurus Izin Usaha Toko Modern,” ujar mantan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Tomohon kepada sejumlah wartawan.

Menurut Liuw, seharusnya toko modern tersebut menahan diri untuk tidak beroperasi sebelum mengantongi izin tersebut.

“Harusnya (opening) tunda dulu. Kami mengimbau untuk selesaikan izin dulu baru beroperasi,” kata Liuw.

Dia menjelaskan, sebelum pihaknya mengeluarkan IUTM, harus ada rekomendasi dari dinas teknis, yakni Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon Ruddi A Lengkong ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya memang belum menandatangani rekomendasi pemberian izin bagi toko modern tersebut.

“Saya belum tandatangan rekomendasi untuk izin usaha,” ungkap Lengkong.

Namun begitu, kata Lengkong, berdasarkan rapat TKPRD, saat ini sudah dimungkinkan untuk penambahan toko modern.

Terpisah, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon Royke Roeroe menjelaskan, berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), lokasi tempat berdirinya toko modern tersebut telah sesuai.

Pasalnya, lokasi tersebut merupakan jalur umum, permukiman dan jalur perdagangan.

“Sepanjang itu jalur umum atau perdagangan dan permukiman itu dimungkinkan. Hanya saja harus dikendalikan. Tapi sepanjang itu sesuai dengan arahan pemanfaatan tata ruang kami welcome,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon Miky JL Wenur meminta pemerintah untuk mengambil tindakan terhadap toko modern yang beroperasi tanpa adanya izin.

“Terkait operasional (toko modern) yang izinnya belum keluar atau dalam proses mungkin kami mengimbau ini perlu ada tindakan dari pemerintah, supaya ini jangan dibiarkan karena yang lain pasti akan mengikuti,” tegas legislator yang kembali terpilih dan meraih suara terbanyak di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kota Tomohon ini.

Politisi Partai Golkar ini pun berharap Pemkot Tomohon dapat melakukan pengendalian terhadap kehadiran toko-toko modern ini.

Editor : Christo Senduk

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONA DAERAH

Eman: mari kita jaga suasana tetap kondusif

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Masyarakat pun diminta untuk menerima apapun yang dihasilkan oleh para penyelenggara Pemilu tersebut dan kembali menyatukan perbedaan yang ada.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Dia mengatakan, pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat dari pusat hingga daerah telah terlaksana dengan baik.

Menurut Eman, saat ini merupakan waktu untuk meninggalkan segala perbedaan yang tercipta dalam Pemilu lalu.

“Kami, pemerintah bersama Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon berharap, agar pasca-pesta demokrasi, suasana kondusif dapat terjaga,” ungkap Eman, di sela-sela Sosialisasi dan Dialog Sinergitas para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di aula Homestay Walian, Selasa (21/5/2019).

Eman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berimplikasi hukum dan dapat menimbulkan keresahan, serta ketidaktentraman, hingga meruntuhkan semangat persatuan di Kota yang ditetapkan sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia ini.

“Mari sama-sama kita jaga kerukunan, kesatuan dan persatuan yang sudah lama tercipta di Kota yang kita cintai ini. Semoga Kota Tomohon dapat menjadi berkat di Sulawesi Utara ini,” harapnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending