Connect with us

Hukum dan Kriminal

Ketua Panwascam Bilalang diciduk Polisi, diduga terlibat pencurian

Published

on

BOLMONG, ZONAUTARA.com – HS alias Ham (48) warga Bilalang Tiga, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow, ditangkap Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kotamobagu, Selasa (30/04/2019), sekitar Pukul 16.00 Wita.

HS yang merupakan Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Bilalang ini, tidak berkutik saat diringkus Tim Resmob yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, AKP Muhammad Aswar Nur SIK, di jalan AKD, tepatnya di Desa Kopandakan ll, Kecamatan Lolayan.

HS ditangkap karena diduga terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), disalah satu Hotel di Kotamobagu, Minggu (21/4/2019) sekitar pukul 06.35 Wita.

Berdasarkan Laporan Polisi No. LP: 338/lV/2019/Sulut/Res Kotamobagu, HS diduga melakukan tindakan pencurian sepeda motor jenis Honda Supra X warna merah hitam, dengan nomor Polisi DB 6659 DO, milik Jefni Pontoh, warga Dumoga.

“Aksi terduga pelaku juga sempat terekam CCTV di TKP, kemudian kami kembangkan. Alhasil, pelaku berhasil kami tangkap di Desa Kopandakan Dua tanpa perlawanan,” kata Aswar Nur.

Menurut Aswar, pihaknya melakukan pengembangan terkait barang bukti hasil curian. Berdasarkan keterangan pelaku, sepeda motor hasil curiannya disimpan di salah satu rumah yang berada di Desa Bilalang Satu.

“Kemudian kami menuju tempat yang dimaksud, dan langsung mengamankan babuk (barang bukti) hasil curiannya yaitu sepeda motor Supra X 125 warna merah hitam,” ujar Aswar.

Menurut Aswar, kini pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Polres Kotamobagu guna proses lebih lanjut.

“Pelaku sudah kami amankan di Polres bersama barang bukti. Jika terbukti, kami kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun panjara,” kata Aswar. (itd)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

Hukum dan Kriminal

Lagi, dua nyawa melayang di lokasi tambang Bakan

Batu yang berada tepat di atas kepala runtuh dan menimpa petambang

Bagikan !

Published

on

zonautara.com
Proses evakuasi saat kejadian tertimbunnya petambang di Bakan pada Maret 2019. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Busa di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menelan korban jiwa.

Peristiwa naas yang merenggut dua nyawa sekaligus itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita, Kamis (06/02/2020). Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, korban yakni RM Alias Mat (39) warga Desa Solimandungan Baru, dan AL alias Fian warga Desa Solimandungan 2, Kecamatan Bolaang.

“Keduanya meninggal setelah tertimbun material galian berupa bebatuan dan tanah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bolmong, Haris Dilapanga.

Dari keterangan saksi mata yang merupakan rekan kerja korban juga warga yang sama, bahwa kejadian bermula saat dirinya bersama kedua korban dan salah satu temannya Masri sedang mengambil material di lokasi yang cukup curam. Tiba-tiba, batu yang berada tepat di atas kepala mereka runtuh dan menimpa RM di bagian kepala dan dada.

“Korban Mat sempat dilarikan ke rumah sakit Kotamobagu dan dinyatakan meninggal saat berada di rumah sakit. Sedangkan Fian dipastikan meninggal di tempat kejadian,” terang Haris berdasarkan keterangan saksi.

Korban yang meninggal di lokasi kejadian langsung dijemput pihak keluarga dan dibawah ke rumah duka di Desa Solimandungan Baru.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kotamobagu, AKP Mohammad Fadly SIK saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, kedua korban sudah ada di rumah duka dan diserahkan langsung kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Benar ada korban jiwa di lokasi Bakan. Saat ini juga kita sedang mendalami kasus serta sedang mencari siapa penanggung jawab para pekerja tersebut,” singkat Mohammad Fadly.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com