Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Ingin belajar bangun Startup?, wajib ikut event ini

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Indonesia telah memiliki empat perintis unicorn startup, yang terus dilirik investor asing. Unicorn adalah istilah yang disematkan bagi perusahaan rintisan dengan valuasi diatas USD 1 miliar.

Dengan bonus demografi yang sangat besar, iklim startup Indonesia terus tumbuh signifikan. Saban saat berbagai perusahaan rintisan dan aplikasi startup bermunculan.

“Kota Manado sudah sepantasnya mengambil bagian dalam momentum ini dengan menumbuhkembangkan minat masyarakat dalam membentuk startup baru,” ujar Patrice Sagay yang mengawangi Sarang Inovasi.

Sarang Inovasi yang mengelola coworking space di Manado akan menggelar event Startup Weekend pada tanggal 24-26 Mei 2019 di Sarang Inovasi Coworking Space, Hotel Grand Puri. Event ini sangat penting bagi siapa saja yang sedang berkeinginan membangun startup.

Startup Weekend sendiri adalah program yang diinisiasi oleh Techstar yang merupakan organisasi seed accelerator. Program ini bertujuan menggerakkan masyarakat lokal di masing-masing negara untuk membentuk ekosistem startup.

Peserta Startup Weekend ditantang memaparkan ide startupnya. Ide terbaik akan dipilih oleh peserta lain sehingga akan terbentuk tim dengan lintas keahlian, yang kemudian akan bekerja dengan bimbingan mentor yang ahli dalam bidangnya masing-masing.

Tim yang terbentuk itu kemudian akan membuat produk startup yang dipresentasikan di hadapan juri.

Manado merupakan satu dari enam kota yang akan menggelar Startup Weekend, yang total jam pertemuannya berlangsung selama 54 jam.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memacu keinginan dari masyarakat Manado untuk berinovasi dan turut serta dalam membangun ekosistem startup, sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia lokal dalam menghadapi revolusi industri 4.0,” kata Patrice.

Patrice menambahkan, peserta terbuka untuk umum baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, pekerja lepas maupun pegawai kantor.

Untuk pendaftaran bisa langsung dilink ini: http://bit.ly/SWmanado1 atau kontak organizer di nomor layanan 089699456007 (Enca). Informasi lain yang berhubungan dengan kegiatan ini dapat juga diikuti di akun Instagram @startupweekend_manado dan FB Page Startup Weekend Manado.

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ekonomi dan Bisnis

Inflasi IHK Juni 2019 Terkendali

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) sampai Juni 2019 terkendali pada level 3,28 persen secara year on year (y o y), ditopang tetap terjaganya inflasi pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang lebih rendah dari rata-rata lima tahun terakhir. Hal tersebut telah menjadi kesepakatan antara Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sebagai langkah strategis untuk menjaga agar inflasi IHK tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran 3,5±1 persen pada tahun 2019.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, pencapaian ini tidak terlepas dari sinergi kebijakan moneter dan fiskal dalam mengelola kondisi makroekonomi yang sehat serta kebijakan struktural, termasuk pembangunan infrastruktur di berbagai daerah yang memperbaiki konektivitas dan kelancaran distribusi barang dan jasa.

“Ke depan, BI dan Pemerintah di tingkat pusat dan daerah akan terus memperkuat koordinasi kebijakan melalui berbagai langkah strategis guna terus membawa inflasi dalam tren menurun dalam kisaran 3,0±1 persen pada 2020 dan 2021, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkesinambungan, seimbang, dan inklusif,” kata Onny melalui siaran pers rapat koordinasi antar-pimpinan lembaga dan kementerian yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP), di Jakarta, Rabu (10/07/2019).

Dijelaskannya,langkah strategis yang disepakati untuk menjaga inflasi 2019 dalam kisaran sasaran, difokuskan pada upaya untuk mengendalikan inflasi komponen bergejolak (volatile food)  maksimal 5 persen. Kebijakan ditempuh melalui kebijakan utama 4K atau Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif dengan fokus pada Ketersediaan Pasokan dan Kelancaran Distribusi.

“Kebijakan tersebut termasuk untuk mengantisipasi tantangan yang dapat memengaruhi prospek inflasi volatile food, di antaranya gangguan cuaca akibat kemarau yang lebih panjang serta ketersediaan pangan antar-waktu dan antar-wilayah,” jelasnya.

Rapat koordinasi juga menyepakati untuk terus memperkuat koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pengendalian inflasi melalui penyelenggaraan Rakornas Pengendalian Inflasi dengan tema Sinergi dan Inovasi Pengendalian Inflasi untuk Penguatan Ekonomi yang Inklusif. Momentum tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku ketua TPIP dan dihadiri oleh Gubernur BI, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Wakil Menteri Keuangan.

Selain itu, ada juga Kepala Badan Pusat Statistik, Direktur Utama Perum Bulog, serta para Pejabat Eselon I dan II dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, serta Sekretaris Kabinet. ​

Editor: Rahadih Gedoan

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com